Erabaru.net. Gunung es atau bongkahan es yang besar seukuran sebuah bukit telah mencair di tengah-tengah pantai gletser di Greenland dan kini ia sedang mendekati perkampungan Innarsuit. Kemarahan gunung es ke desa ini telah memicu kekhawatiran terjadinya tsunami atau banjir besar jika ia memecah dengan sepenuhnya.

(Foto: AP)

Pemecahan gunung es ini telah dipantau oleh pihak berwenang dan mereka telah mengambil keputusan untuk memindahkan penduduk yang berada di zona berisiko tinggi.

Menurut juru bicara Pemerintah Greenland, Lina Davidsen mengatakan, “Kami merasa khawatir gunung es ini akan menyebabkan terjadinya banjir besar yang parah sehingga merusak seluruh desa.”

Katanya lagi, “Gunung es ini lebih tinggi dari pemukiman penduduk, ia tidak bergerak sejak Kamis malam yang lalu.”

Desa Innarsuit terletak sekitar 998 kilometer dari utara Nuuk, ibukota Greenland dan dihuni oleh 169 orang penduduk. Namun begitu, hanya penduduk yang tinggal dekat dengan lokasi dengan gunung es itu, yang telah dipindahkan terlebih dahulu pada awal Jumat pagi.

Lina Davidsen mengatakan, “Ini adalah gunung es terbesar di Innarsuit dan semakin mencair serta memecah. Lubang yang dihasilkan telah membuat kami merasa takut karena ia akan mencair di daerah ini pada setiap saat. “

Dua minggu lalu, seorang peneliti dan istrinya telah merekam gerakan gunung es dari kawasan gletser sepanjang 6 kilometer yang memecah dan bergerak dengan cepat di bagian timur Greenland.

Peneliti itu, Profesor David Holland dari Universitas New York mengatakan, “Kejadian ini merupakan satu fenomena paling menantang yang pernah saya lihat selama 10 tahun berada di Greenland.”

(Foto: Youtube)

Profesor David Holland menambahkan, Greenland mengalami 3% kehilangan es setiap tahun dan runtuhnya gunung es terjadi dalam waktu setiap 30 menit.

Dia berkata, “Kedengarannya seperti roket yang akan lepas landas, sangat rumit dan berisik!”

Kejadia gempa Bumi dan tsunami telah memicu banjir besar di Greenland selama bertahun-tahun. Greenland adalah antara negara yang sedang menerima dampak perubahan iklim dunia, dan peningkatan permukaan air laut akibat pemanasan global.(yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular