Erabaru.net. Menurut ahli gizi dan panduan diet, jumlah garam yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh seseorang ialah 2.300 miligram atau satu sendok teh setiap hari. Namun, kebanyakan dari kita diperkirakan mengambil 3.400 miligram atau 1 1/3 sendok teh garam per hari. Jumlah yang cukup untuk membawa berbagai penyakit serius ke tubuh jika asupan garam tidak terkontrol.

Di bawah ini adalah tanda-tanda umum yang berlaku untuk tubuh ketika Anda telah mengambil kadar garam yang berlebihan dalam diet Anda.

1. Pembengkakan tubuh

(Foto : Bright Side)

Ketika Anda mendapati cincin Anda terasa sesak, kaki Anda membengkak atau Anda memiliki mata yang sembab saat bangun di pagi hari, itu menandakan Anda telah kelebihan garam. Kondisi ini terjadi ketika tubuh Anda mulai mengumpulkan kelebihan air setelah mengonsumsi banyak kandungan garam dan ini disebut edema. Ini perlu diobati melalui asupan makanan dengan pengurangan kandungan garam.

2. Rasa haus

Kredit: Depositphotos.com / Depositphotos.com / Depositphotos.com

Kandungan sodium dalam garam membantu mengontrol kandungan cairan tubuh. Ketika Anda makan lebih banyak garam, tubuh Anda membutuhkan lebih banyak air untuk melancarkan sistem tubuh dan otot dan organ lain untuk beroperasi dengan lancar. Dengan meminum air, kadar garam dalam tubuh akan diimbangi. Jadi, Anda harus minum lebih banyak air ketika Anda mengonsumsi garam berlebihan, atau akan mengalami masalah kekurangan air di tubuh Anda.

3. Perubahan warna urine

(Foto: Depositphotos.com)

Ketika sodium terkumpul di dalam tubuh, tubuh Anda akan menghasilkan perubahan warna pada urine dan ini terjadi karena dua faktor:

1. Mengambil garam berlebihan menyebabkan ginjal bekerja dari waktu ke waktu untuk mengeluarkannya dari tubuh. Jadi setelah pembersihan, ginjal menggantinya menjadi air kencing sehingga warnanya menjadi jernih atau cerah

2. Jumlah sodium di dalam tubuh menyebabkan tubuh kehilangan cairan yang menyebabkan kurangnya air pada tubuh. Jika tubuh kurang cairan, urin akan menurun dan mengubah warna menjadi kekuning-kuningan dan pekat.

4. Rasa sakit di sendi dan tulang

(Foto: Depositphotos.com)

Asupan garam yang berlebihan merupakan penghambat pembentukan kerangka tulang yang kuat. Ini karena kelebihan garam akan membuat ginjal tidak dapat menghilangkan garam sepenuhnya, dan itu akan menyebabkan pengurangan kalsium. Kekurangan kalsium menyebabkan tulang menjadi lemah, masalah gigi dan penyebab osteoporosis.

5. Kejang otot

(Foto: Depositphotos.com / Depositphotos.com)

Mempertahankan keseimbangan sodium dan kalium sangat penting karena bertanggung jawab untuk menjaga otot yang baik. Jika Anda mengambil garam berlebihan, itu akan mengganggu elemen kimia ini di dalam tubuh sehingga menyebabkan otot tubuh terasa kram dan sakit.

6. Sakit kepala yang berulang

(Foto: Depositphotos.com / Shutterstock.com)

Asupan garam yang berlebihan meningkatkan jumlah darah Anda, dengan lebih banyak ruang yang diambil dalam pembuluh darah. Perkembangan pembuluh darah akan meningkatkan tekanan darah tinggi, menyebabkan Anda mengalami sakit kepala yang parah.

7. Susah konsentrasi

(Foto: Depositphotos.com / Depositphotos.com)

Tekanan darah tinggi karena asupan garam yang berlebihan akan menyebabkan kerusakan pada arteri yang terhubung ke otak. Ini akan memengaruhi kemampuan Anda untuk berpikir dengan baik sampai Anda mengalami kesulitan berkonsentrasi pada tugas sehari-hari. Selain itu, ketika Anda mengalami kekurangan air terus-menerus, itu dapat menyebabkan memori menjadi lemah, merasa lelah dan agak lambat bertindak dan bereaksi.

Bagaimana cara Anda bisa mengurangi asupan garam?

  1. Jauhkan makanan tinggi garam seperti pizza, burger, dan sandwich.
  2. Hindari makanan di restoran cepat saji dan ambil makanan olahan karena mereka memiliki kelebihan garam dan bumbu dan sodium.
  3. Periksa kandungan garam pada label makanan dengan memastikan kandungan garam kurang dari 5% dan di bawah untuk satu kali makan.
  4. Daripada membuang garam, Anda mengubah cara masakan dengan menambahkan perasa alami dari rempah-rempah, atau asam dari lemon, jeruk atau sedikit cuka.

Semoga info ini bermanfaat bagi Anda.(yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular