- Erabaru - http://www.erabaru.net -

Retakan Tanah Besar Muncul di Dekat Gunung Api Purba Yellowstone

Washington DC – Retakan tanah besar muncul di Taman Nasional Grand Teton di Wyoming, Amerika Serikat, baru-baru ini. Lokasi tanah retak terletak sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari gunung api purba Yellowstone.

Insiden ini membuat otoritas taman nasional menutup daerah-daerah tertentu bagi wisatawan. Dalam sebuah pernyataan pada 10 Juli 2018, Badan Taman Nasional (NPS) menutup area air terjun ‘Hidden Falls and Inspiration Point’ di dekat Danau Jenny.

“Hidden Falls and Inspiration Point ditutup untuk keselamatan manusia,” bunyi pemberitahuan tersebut.

“Baru-baru ini retakan dan celah yang meluas telah diidentifikasi di sebuah batu besar yang menopang di dekat area pandang ‘Hidden Falls’,” sambung NPS.

Inspektur David Vela berkata, “Keselamatan manusia adalah prioritas nomor satu kami, dan dengan sangat hati-hati kami menutup sementara area ini sampai kami dapat menilai situasi dengan tepat.”

[1]
Grand Prismatic Spring di Yellowstone National Park atau Taman Nasional Amerika Serikat merupakan sarang atau tempat pembiakan bagi pertumbuhan mikroba. (Sumber: Wikipedia)

Tidak jelas berapa lama penutupan akan berlangsung.

“Exum Mountain Guides memindahkan layanan sekolah praktik mereka ke lokasi lain. Namun, perahu ulang-alik dan kapal pesiar pada Jenny Lake Boating akan terus beroperasi,” kata NPS.

“Pengunjung dapat menaiki perahu ke pantai barat, mendaki Cascade Canyon atau di sekitar danau, dan menikmati beberapa area di pantai barat serta area negara depan dari Kompleks Danau Jenny.”

Penutupan kawasan taman nasional dan melebarnya retakan tanah menjadi berita utama pada tabloid Inggris. Mereka mengaitkannya dengan gunung api purba Yellowstone Supervolcano.

“Yellowstone Volcano terbaru: celah 100-kaki memicu penutupan taman, URGENT,” bunyi ‘headlines’ The Express.

“Celah pada batu memicu penutupan mendadak dan segera di Grand Teton National Park, hanya 60 mil dari supervolcano Yellowstone,” kata sebuah artikel, pada koran Daily Mail.

Menurut Observatorium Gunung Api Yellowstone, “Tingkat siaga gunung berapi saat ini masih normal.”

Badan Taman Nasional tidak menanggapi permintaan konfirmasi oleh para wartawan. (Jack Phillips/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :