Bogota – Polisi Satwa dari Kepolisian Nasional Kolombia tampaknya berhasil menebar teror dan ketakutan ke dalam hati penyelundup obat bius dan narkoba. Seekor anjing pelacak, yang diberinama Sombra, bahkan menjadi target sayembara kartel narkoba.

Gankster bahkan menawarkan imbalan hingga 70 ribu dolar AS atau nyaris satu miliar rupiah untuk nyawa Sombra. Kartel akan memberikan hadiah itu kepada siapa saja yang dapat meracuni makanan atau air minum sang anjing pelacak.

Sombra, adalah seekor anjing ras German shepherd atau jenis gembala Jerman berusia enam tahun. Dia sudah berhasil menemukan begitu banyak barang selundupan sehingga geng narkoba besar memasang harga untuk kepalanya.

Menurut koran National Post, keterampilan pencarian atau pengendusan Sombra telah menyebabkan penyitaan lebih dari sepuluh ton kokain dan penangkapan 245 orang tersangka, sejauh ini.

Sombra awalnya ditempatkan di berbagai pelabuhan di pantai Atlantik Kolombia. Kawasan dimana para penyelundup mengirim kapal cepat yang penuh dengan obat-obatan di utara negara itu ke Amerika Serikat atau menyeberangi lautan menuju Eropa.

Dalam tiga kasus terpisah, Sombra menemukan lebih dari 22.000 pon (sekitar 10 ribu kg) kokain. Satu kiriman dimasukkan ke kotak pisang dan dipaketkan ke Belgia. Salah satu pengiriman lainnya diberi label sebagai suku cadang mobil.

Sombra tidak tertipu oleh labelnya, hidungnya mengatakan kepadanya apa yang tersembunyi di dalam kemasan.

Obat-obatan terlarang itu milik kartel berpengaruh Urabeños. Gankster itu juga dikenal sebagai klan Teluk, yang dipimpin oleh Dairo Antonio Úsuga, juga dikenal sebagai Otoniel. Sang pemimpin gembong itu adalah salah satu penjahat paling dicari di Kolombia.

Otoniel, yang sangat marah dengan kerugian besar yang disebabkan oleh hidung Somra yang sensitif, menawarkan 200 juta peso, sekitar 70.000 dolar AS atau hampir 1 miliar rupiah. Hadiah itu ditawarkan kepada siapa saja yang berhasil menyingkirkan anti-narkoba yang sangat efektif itu, seperti diberitakan El Spectador.

Sombra, anjing pelacak obat berjalan dengan pawang dan pengawal setelah menjadi objek sayembara kartel. (Foto : Screenshot El Tiempo/NTDTV)

Sombra Dimutasi untuk Keselamatannya
Menanggapi ancaman terhadap nyawa Sombra, Jenderal Jorge Nieto, Direktur Kepolisian Nasional Kolombia, memerintahkan agar Sombra ditugaskan kembali atau dipindahkan ke tugas dalam ruangan.

Sombra, yang dikelilingi oleh kader pengawal tambahan, sekarang bekerja di bandara Kolombia, di mana dia telah terbukti sedikit efektif.

Menurut El Spectador, upaya Sombra menyebabkan penyitaan tiga pengiriman kokain dalam periode 24 jam, 21 Juli–22 Juli 2018.

Polisi Anti-Narkotika melaporkan bahwa pengiriman sepatu olahraga menuju Australia, yang ditandai dengan ‘Tim Nasional Kolombia’, dipenuhi dengan kokain. Sementara polisi sibuk mengumpulkan paket-paket itu, Sombra menemukan dua paket lainnya. Satu paket, yaitu sekotak patung kecil yang dikemas dengan bubuk yang ditujukan kepada seseorang di Michigan, di AS. Paket lainnya adalah tempat tidur gantung yang juga penuh dengan kokain.

Polisi Anjing Terkenal
Sombra kini menjadi selebriti di Kolombia. Dia dikenal dan muncul di berbagai media dengan wajah ramah dan bersahabat, bagi perang mematikan negara itu terhadap kartel narkoba. Karena dia telah begitu sukses, dia adalah topik hangat di twitter dan bahkan sangat sering ditampilkan di televisi.

Dia telah dua kali dianugerahi medali Wilson Quintero, sebuah penghargaan yang diberikan untuk sumbangan penting bagi perjuangan melawan perdagangan narkoba, National Post melaporkan.

Terkadang orang meminta untuk berfoto bersama dengan petugas berbulu itu ketika mereka melihatnya bertugas di bandara. Syukurlah, Sombra, untuk sementara ini bertugas di tempat yang relatif lebih aman,dan bersinggungan dengan warga yang ramah.

“Sombra adalah anjing yang sangat ramah, tenang, dan untuk alasan itu, dia tidak memiliki masalah ketika mendekati anak-anak atau orang-orang yang ingin menyapa dia,” kata Oscar Favian Solarte, kepala divisi anti-narkotika, kepada El Tiempo.

“Dia suka bermain, dan sebenarnya itu bagian dari pengembangan pekerjaannya. Tidak hanya untuk mencari obat-obatan terlarang yang tersembunyi, tetapi juga, setelah pekerjaannya selesai, untuk menghilangkan stres, boleh dikatakan demikian.”

Ketika Sombra yang berbulu dan ramah tampil menyenangkan, ancaman pembunuhan terhadap anjing itu sangat nyata. Itu menunjukkan dengan tepat, seberapa serius perang terhadap narkoba.

Seperti kebanyakan anjing, Sombra suka bermain, dan senang digaruk dan dibelai. Akan tetapi pada saat yang sama, dia adalah instrumen penting dalam perjuangan melawan pasukan kriminal yang membahayakan kehidupan penduduk Kolombia setiap harinya. (Chris Jasurek/NTDTV/The Epoch Times/waa)

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

Share

Video Popular