Erabaru.net. Seorang dokter terburu-buru memasuki rumah sakit setelah mendapat panggilan operasi darurat.
Ia segera menjawab panggilan itu, ganti baju & langsung menuju unit bedah.

Ia bertemu ayah anak laki-laki sedang mondar-mandir di lorong menunggu dokter.

Saat melihat dokter, ayah itu berteriak, “Mengapa kamu lama sekali baru tiba?

Tahukah kamu nyawa putraku dalam bahaya? Apakah kamu tidak memiliki rasa tanggung jawab?”

Dokter tersenyum, “Maafkan saya, saya tidak sedang di rumah sakit dan saya datang sesegera mungkin.”

“Dan kini, saya harap Anda tenang agar saya dapat bekerja.”

“TENANG?! Jika saat ini putramu berada di ruangan ini, akankah kamu tenang?”

“Jika saat ini putramu sedang sekarat apa yang akan kamu lakukan??” tanya sang ayah dengan marah.

Sambil tersenyum sang dokter menjawab: “Saya akan mengatakan apa yang dikatakan Ayub di Kitab Suci…”

“Dari debu kita datang dan kita kembali menjadi debu, diberkati atas nama Tuhan.”

“Dokter tidak dapat memperpanjang hidup seseorang. Berdoalah untuk putramu, kami akan melakukan yang terbaik dengan rahmat Tuhan.”

“Mudah untuk memberi nasihat saat kita tidak membutuhkannya,” gumam sang ayah.

Operasi itu memakan waktu berjam-jam hingga sang ayah cemas menunggu di aula rumah sakit.

Lalu dokter datang dan berkata dengan gembira, “Syukurlah! Putramu selamat!”

Dan tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter bergegas pergi.

“Jika Anda ada pertanyaan, tolong tanyakan pada perawat!!” kata dokter.

“Mengapa ia begitu arogan? Tidak bisakah ia menunggu sebentar setelah aku menanyakan keadaan putraku?” katanya kepada perawat.

Sambil berlinang air mata, perawat menjawab, “Putranya meninggal dunia kemarin akibat kecelakaan lalu lintas.”

“Ia berada di pemakaman saat kami memanggilnya untuk operasi putramu. Maka ia bergegas pergi untuk menyelesaikan pemakaman putranya.”

Jangan pernah menilai seseorang bila Anda tidak tahu seperti apa masalah yang dihadapi orang lain.

Saling bersikap baik dan ramah. Suatu perbuatan baik sekecil apapun dapat membuat perbedaan besar. (vv/an)

Video Rekomendasi: 

Share

Video Popular