Erabaru.net. Gempa berkekuatan 7 SR yang mengguncang wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menimbulkan dampak kerusakan dan korban jiwa. Daerah yang terparah akibat gempa ini terjadi di Kabupaten Lombok Utara, NTB.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan TIM SAR Gabungan teus menyisir daerah-daerah terdampak gempa untuk melakukan evakuasi, penyelamatan dan pertolongan kepada korban.

Evakuasi jamaah Masjid yang tertimpa bangunan sejak Senin 6 Agustus 2018 (Foto : BPBD-BNPB)

Sutopo menambahkan, evakuasi juga dilakukan terhadap korban yang tertimpa masjid roboh di Desa Lading-Lading, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, dan hingga kini masih terus dilakukan.

Menurut Sutopo, alat berat dikerahkan sejak Senin (6/8/2018) sekitar pukul 15.00 WIB. Sebagaimana diketahui gempa terjadi pada Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB.

Evakuasi jamaah Masjid yang tertimpa bangunan sejak Senin 6 Agustus 2018 (Foto : BPBD-BNPB)

“Satu alat berat digunakan untuk menghancurkan atap dan dinding masjid yang menimpa korban. Belum dapat diperkirakan berapa jumlah korban yang tertimpa masjid roboh,” jelas Sutopo.

Korban saat itu sedang sholat Isya berjamaah tiba-tiba diguncang  gempa dengan kekuatan 7 SR sehingga bangunan masjid roboh dan langsung menimpa jamaah di bawahnya.

Evakuasi jamaah Masjid yang tertimpa bangunan sejak Senin 6 Agustus 2018 (Foto : BPBD-BNPB)

 Tim SAR gabungan dari Basarnas, TNI, Polri dan relawan masih melakukan evakuasi.  (asr)

 

Share

Video Popular