Erabaru.net. Skydiving adalah salah satu olahraga yang paling menantang bagi kaum muda. Tetapi Margaret memutuskan untuk mengalaminya pada usia 81 tahun untuk merayakan 5 tahun kemenangan atas penyakit kanker payudara.

Margaret, membujuk dokternya untuk menandatangani surat kesehatannya sehingga dia memenuhi syarat untuk terjun payung.

Dia mengatakan, “Ketika saya meminta dokter saya untuk menandatangani, mereka mengira saya gila dan berkata ‘Tidak’ tetapi pada akhirnya saya meyakinkan diri sendiri untuk mengalami petualangan ini.”

Untuk pertama kalinya terjun dari ketinggian 4.500 meter adalah tantangan yang juga ditakuti oleh banyak remaja, tetapi bagi Margaret, ini adalah pengalaman luar biasa yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata.

Anak-anaknya menyaksikan dan memberi selamat kepada ibunya. Margaret adalah wanita mandiri, dia melakukan semua yang dia sukai tanpa menghiraukan kata-kata orang lain.

Suami Margaret, Emil, yang meninggal 22 tahun lalu, telah menyumbangkan lebih dari 1.000 poundsterling ke Yayasan Lansia.

Setelah didiagnosis dengan kanker payudara oleh dokter, Margaret selalu menjalani hidupnya dengan penuh vitalitas untuk mengatasi penyakitnya. Lima tahun setelah sembuh dari penyakitnya, ia merayakan dengan petualangan terjun payung yang menantang.

Margaret ingin meneruskan hidupnya untuk mengubah persepsi orang, dia berkata: “Orang muda sering berpikir orang tua pesimis dan meredup, saya pikir itu perlu diubah.”(yant)

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds