Erabaru.net. Setelah mengantisipasi persalinan normal, Shelly terkejut bahwa ia harus menjalani operasi caesar darurat.

Ini adalah pilihan terakhir bagi seorang wanita yang akan melahirkan.

Dokter berhasil membantu kelahiran bayi Shelly, yaitu Rylan. Namun, operasi itu menimbulkan bekuan darah dalam sistem tubuh Shelly.

Bekuan darah menyumbat banyak pembuluh darah penting sehingga Shelly mengalami koma.

Itu adalah mimpi buruk bagi suami Shelly, Jeremy.

“Dokter telah berusaha sekuat tenaga. Saat ini, mereka yakin akan kehilangan Shelly,” kata Jeremy.

“Kamu sangat gembira atas kelahiran putrimu.”

“Namun momen berikutnya, kamu percaya harus mengucapkan selamat tinggal kepada istrimu selamanya.”

“Itu sangat menghancurkanku.”

Untungnya, salah seorang perawat mendapat ide.

“Kita tahu bahwa kontak kulit dari ibu ke bayinya dapat sangat membantu,” kata perawat itu.

“Jadi mengapa tidak kita lakukan?”

Perawat menggendong Rylan yang telanjang dan menempatkannya di dada Shelly.

“Aku berharap Shelly masih berada di suatu tempat, sehingga ia dapat merasakan bayinya dan detak jantung bayinya.”

“Ada harapan hal itu akan membangkitkan naluri keibuan Shelly.”

Bayi itu langsung tertidur di atas dada Shelly.

“Kami menggelitiknya, bahkan mencubitnya beberapa kali selama 10 menit sebelum akhirnya Rylan menjerit,” kata Jeremy.

Lalu terjadi keajaiban. “Kami melihat monitor jantung menandakan suatu kehidupan,” kata Jeremy.

“Jeritan Rylan membawa Shelly kembali ke pertarungan maut. Istriku kembali!”

Shelly. Kredit: people.com

Seminggu kemudian, Shelly sadar kembali. Ia memeluk bayinya untuk pertama kalinya.

“Aku menatap wajah Rylan dan berkata pada diriku sendiri bahwa ia adalah bayi tercantik di dunia,” kata Shelly.

“Aku tahu bahwa setiap ibu akan berpikir demikian, tetapi kami memiliki hubungan khusus setelah melalui semua yang telah terjadi.”

Tahun berikutnya, Rylan yang sehat berusia 1 tahun.

“Tahun lalu, aku berjuang untuk hidup,” kata Shelly.

“Tahun ini, kumiliki seorang putri berusia 1 tahun yang luar biasa.”

“Kelak bila ia sudah dewasa, akan kukatakan padanya bahwa ia telah menyelamatkan hidupku.”

Kisah ini membuktikan bahwa ikatan seorang ibu dengan anaknya dapat menjadi penyelamat hidup!

Tidak pernah ada, tidak akan pernah ada, hal lain yang sangat istimewa seperti cinta seorang ibu dengan anaknya. (vv/an)

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds