Sebuah stasiun radio berbahasa Spanyol utama di Meksiko, dengan daya watt yang cukup untuk didengar di area-area besar di seluruh perbatasan di California Selatan, baru-baru ini dibeli oleh sebuah entitas yang memiliki hubungan dengan jaringan televisi pro-Beijing, yang meningkatkan kekhawatiran bahwa stasiun tersebut akan segera menyiarkan propaganda rezim Tiongkok ke Amerika Serikat dan Meksiko.

Menurut data pengajuan Komisi Komunikasi Federal (FCC) publik, stasiun radio AM berbasis di Tijuana tersebut, XEWW 690, telah dibeli oleh perusahaan investasi New York, H&H Group, pada pertengahan Juli.

“Peminang tersebut mengusulkan untuk menyediakan berbagai program Tiongkok berbahasa Mandarin,” menurut pengarsipan, “termasuk musik, hiburan, laporan cuaca, laporan lalu lintas lokal (Los Angeles), dan berita-berita komunitas Tionghoa lokal.”

Karena XEWW adalah stasiun radio Meksiko, pembelian tersebut tidak memerlukan persetujuan FCC. Namun, FCC harus menyetujui transfer hak transmisi dari pemilik stasiun sebelumnya, GLR Services, kepada pemilik barunya.

Menurut pemetaan cakupan radio oleh Radio Locator, pendengar potensial XEWW mencakup sebagian besar California Selatan. Ada populasi besar Tionghoa di pusat Los Angeles dan San Diego.

Dari tinjauan latar belakang H&H Group mengungkapkan hubungannya dengan Phoenix TV, media penyiar berbasis di Hong Kong yang dimiliki oleh mantan perwira militer Tiongkok dan memiliki hubungan dekat dengan pejabat-pejabat Beijing.

Sarah Cook, seorang ahli Tiongkok di kelompok hak asasi manusia Freedom House, mengatakan kepada Kongres AS pada Mei 2017 kesaksian bahwa Phoenix TV adalah “contoh dari outlet propaganda Tiongkok yang tidak dimiliki secara langsung oleh pemerintah Beijing.” Media penyiaran negara Tiongkok, CCTV, memiliki 10 persen saham di Phoenix.

Saham mayoritas H&H, 97 persen, tepatnya, dipegang oleh Vivian Huo, warga negara AS yang telah dinaturalisasi merupakan asli Beijing. Di situs web perusahaan tersebut, Jackie Pang terdaftar sebagai penasihat senior. Dia, menurut halaman LinkedIn-nya, produser dan pembawa acara program berita keuangan di Phoenix TV.

propaganda cina tiongkok melalui media
Jackie Pang, pembawa acara program berita keuangan TV Phoenix, dalam klip video tahun 2014 yang diunggah oleh penyiar yang berbasis di Hong Kong. (Screenshot via YouTube)

Selain itu, di bagian pengajuan FCC-nya yang menanyakan di mana program akan bermula, alamat yang tercantum, “3810 Durbin Street, Irwindale, CA, 91706,” adalah tempat kantor Phoenix TV di AS.

Ketika Washington Free Beacon menghubungi Huo untuk bertanya tentang hubungan H&H dengan Phoenix TV, dia menjawab: “Kami memiliki kantor sewa di gedung Phoenix. Itu saja.”

Phoenix tidak akan terlibat dalam pembuatan program untuk stasiun radio, Huo mengatakan kepada Washington Free Beacon.

Surat kabar tersebut juga menghubungi Pang, yang mengatakan dia tidak terlibat dalam kesepakatan radio. Namun, dia tidak menjawab ketika ditanya apakah dia masih dipekerjakan oleh Phoenix.

Sebuah iklan rekrutmen yang ditempatkan oleh cabang TV Phoenix di WeChat, platform media sosial populer, mencari “produser program, narator, pemandu, dan manajer penjualan iklan” untuk “AM 690, Phoenix U Radio.”

XEWW stasiun radio Meksiko dibeli cina tiongkok
Iklan perekrutan Phoenix TV di WeChat. (The Epoch Times)

Stasiun-stasiun radio lokal di California tidak yakin dengan penyangkalan-penyangkalan H&H. Pada 8 Agustus, Chinese Sound of Oriental and West Heritage, yang menyiarkan program-program berbahasa Mandarin di daerah dekat Walnut, California, melalui stasiun radio FM KQEV-LP, mengajukan petisi kepada FCC agar menolak persetujuan untuk transfer hak transmisi tersebut. Ia menyatakan bahwa sinyal kuat milik XEWW dapat menyaingi pada pemrograman KQEV, yang mengakibatkan “kehilangan pendengar dan sumbangan yang signifikan.” Selain itu, transfer tersebut “memungkinkan pemerintah Tiongkok untuk menyediakan program propagandanya sendiri untuk disiarkan di stasiun tersebut.”

Winston Xia, presiden Sound of Oriental and West Heritage, mengatakan hubungan XEWW dengan Phoenix TV menunjukkan bahwa rezim Tiongkok akan segera dapat melanggar kebebasan berbicara di gelombang udara AS.

“Melalui penggunaan perusahaan yang terdaftar di Amerika, ia sedang mengimpor banyak [propaganda],” katanya.

Departemen Kehakiman AS sekarang sedang menyelidiki kesepakatan XEWW setelah mengetahui kemungkinan hubungannya dengan Phoenix TV, Washington Free Beacon melaporkan, mengutip sumber-sumber pemerintah.

Pemerintah AS sedang meningkatkan upaya untuk melawan kampanye pengaruh asing. Senator AS Marco Rubio (R-Fla.), yang awal tahun ini telah memperkenalkan undang-undang untuk mewajibkan Institut Konfusius yang didanai rezim Tiongkok untuk mendaftar sebagai agen asing pada otoritas-otoritas pemerintah, sedang merencanakan RUU untuk mewajibkan semua media yang diarahkan atau dimiliki oleh entitas-entitas negara Tiongkok untuk mendaftar sebagai agen asing. (ran)

Share

Video Popular