Universitas North Florida akan menutup cabang kampus institut budaya yang dikelola Tiongkok, perguruan tinggi AS yang akhirnya melakukannya di tengah kritik dari para legislator AS bahwa Tiongkok menggunakan institut tersebut untuk mempengaruhi pendidikan tinggi Amerika.

Universitas yang bermarkas di Jacksonville itu mengatakan pada 14 Agustus yang telah ditetapkan setelah “pertimbangan cermat” bahwa Institut Konfusius, yang membuka cabang di sana pada tahun 2014 untuk mempromosikan bahasa dan budaya Tiongkok, tidak memenuhi misi universitas.

“Setelah meninjau kelas, kegiatan, dan acara yang disponsori tersebut selama empat tahun terakhir dan membandingkannya dengan misi dan tujuan universitas, ditetapkan bahwa mereka tidak selaras,” kata universitas dalam sebuah pernyataan.

Ia tidak menjelaskan rinci alasan untuk mengakhiri kemitraan tersebut, namun mengatakan lembaga tersebut akan ditutup pada bulan Februari, memenuhi kewajiban hukum untuk memberikan pemberitahuan enam bulan sebelumnya dalam mengakhiri sebuah kontrak.

Kantor pusat Institut Konfusius di Beijing dan kementerian luar negeri Tiongkok tidak segera menanggapi permintaan untuk komentar.

Rubio telah menjadi salah satu anggota parlemen AS yang memperingatkan bahwa Institut Konfusius adalah sebuah upaya Tiongkok untuk memperluas pengaruh politiknya di luar negeri dan telah berkontribusi terhadap penyensoran di kampus-kampus AS.

“Saya menyambut baik keputusan @UofNorthFlorida untuk menutup Institut Konfusius-nya. Ada kekhawatiran yang berdasarkan penilaian dan bukti tentang institut-institut yang didanai Partai Komunis Tiongkok ini. Saya terus mendesak universitas FL lain untuk mengikutinya,” kata Rubio di Twitter.

Rubio dan anggota parlemen lainnya telah mengejar undang-undang yang akan mengharuskan universitas untuk mengungkapkan pemberian-pemberian besar dari sumber-sumber luar negeri, pada saat para politisi AS, termasuk Presiden Donald Trump, telah mendorong pengaturan yang lebih keras dalam berurusan dengan Tiongkok.

Hubungan AS-Tiongkok telah menderita dalam beberapa bulan terakhir, dengan kedua negara terkunci dalam perselisihan perdagangan yang semakin sengit.

Beberapa universitas lain di Florida masih menjadi tuan rumah Institut Konfusius, antara lebih dari 100 pusat seperti di Amerika Serikat.

Perguruan tinggi AS lainnya, termasuk Pennsylvania State University dan University of Chicago, telah memutuskan hubungan dengan institut tersebut setelah para profesor mengeluh program-programnya adalah propaganda Tiongkok yang dibungkus dalam pendidikan budaya dan bahasa. (ran)

Share

Video Popular