Zhang Huizhong

Ternyata banyak cara yang ditempuh ketika kita berhadapan dengan persoalan atau kejadian yang mendatangkan ketakutan.

Tak hanya mutlak terjatuh dalam jurang ketakukan, melawannya dengan hati yang tenang serta kebaikan akan mendatangkan kebahagian.

Berikut cerita menginspirasi tentang kebajikan dalam kehidupan :   

Ketika masih tinggal di gunung, ada seorang tetangga yang tidak begitu ramah tinggal beberapa Kilo meter jauhnya dariku.

Suatu hari di jalan gunung yang berkelok-kelok, dia mengendarai sepeda motor dengan kencang, sehingga menabrak frontal jeep saya, Bisa dibayangkan bahwa yang terluka tentu saja dia. Untuk membina hubungan baik dengan tetangga, keesokan harinya saya membawa oleh-oleh mengunjunginya, bukankah tetangga lebih dekat dari saudara?

Ketika menyusuri jalan setapak rumah tetangga jauh itu, seekor anjing herder lari menyerbu dan tak henti-hentinya menyalak.

Ketika itu hatiku berpikir, dialah yang takut padaku, lalu saya membalasnya dengan memberikan senyuman, Dalam sekejap, anjing besar itu melompat dan taringnya mengarah tenggorokanku, tetapi saya masih tersenyum dan berkata baik-baik kepadanya, karena saya benar-benar yakin bahwa kasih dapat mengurai rasa takut. Benar saja, setelah beberapa kali mengancam, tiba-tiba dia duduk dengan jinak, dan tidak lagi menggonggong.

Pria pemilik anjing itu mengira saya telah diusir oleh anjingnya, ketika keluar dari dalam rumah, ia sangat terkejut, anjing herder itu bersimpuh di dekat saya dan menggoyang-goyangkan ekornya.

Setelah kejadian itu setiap kali saya naik mobil melewatinya, tidak seperti biasanya lagi, ia hanya menggoyang-goyangkan ekornya sambil melompat-lompat pertanda riang, jelas sudah lupa menyalak.

Pernah, di kejadian lain, suatu kali di malam hari didekat rumah di Taipei, saya bertemu 4 ekor anjing yang sering membentuk geng, mereka bagai kerasukan dan dengan ganas menerjang, kaki saya sempat dilabrak.

Dengan berdiri mematung, saya mulai menegur, memerintahkan mereka untuk tidak dikendalikan oleh hal buruk dan tidak menyerang orang baik. Mereka dengan ganas mengelilingku dengan mata melirik dan melotot, setelah mendengarkan beberapa menit prinsip kebaikan dan kejahatan ada balasannya, ekspresi mereka pun menjadi rileks dan berangsur-angsur pergi. Sesampainya di rumah ketika berganti pakaian, saya menemukan salah satu kaki celana telah robek oleh gigitan anjing.

Suatu hari saya ke rumah saudara perempuan, ketika dia keluar rumah, sempat mengurung Scott si anjing retriever emasnya di dapur. Saya masuk untuk mengambil sesuatu dan melihat lantai dipenuhi air.

Scott dengan gelisah bersimpuh di sudut dan tidak berani menatapku. Ternyata, ia tidak bisa menahan kencingnya dan karena bertubuh besar maka bagai terkena banjir. Tanpa berkata-kata saya menyeka kering lantai dan membantu mengelap badannya.

Scott yang menunggu saya memarahinya, seolah terharu memeluk erat kedua kaki saya dengan kedua kaki depannya dan tidak mau dilepaskan, sehingga saya tidak bisa bergerak. Ini adalah imbalan atas kepedulian dan pengertian dariku yang tidak terduga olehnya.

Kebajikan/kasih, mencerminkan komunikasi yang terbaik, apakah itu disampaikan dengan lembut, atau dengan instruksi serius, atau hanya dengan sunyi senyap. (HUI/WHS/asr)

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds