Erabaru.net. Kekejaman terhadap hewan adalah kejahatan yang keji dan pelaku harus dihukum dengan tepat. Banyak kasus pelecehan hewan yang tidak dianggap serius dan para pelaku kejahatan ini jarang dikenakan hukuman dengan perbuatan mereka. Hukum kekejaman terhadap hewan berbeda-beda menurut negara di Amerika dan hukuman maksimal di negara bagian Carolina Selatan hanya lima tahun.

Seekor anjing bull terrier dari North Charleston, South Carolina ditemukan dengan selotip di sekitar moncongnya yang terikat begitu erat sehingga menyebabkan kerusakan parah pada mulutnya. Anjing bernama Caitlyn baru berusia 15 bulan pada saat dia dijual oleh pemilik sebelumnya kepada William Leonard Dodson hanya dengan 10 dollar AS (sekitar 150 ribu rupiah).

Anak anjing itu dimiliki oleh Dodson selama beberapa hari namun dia disika olehnya hingga hampir mati. Anjingg itu berhasil melepaskan diri dari pemilik barunya itu dan menemukan jalan kembali ke rumah pemilik sebelumnya.

Ketika dia ditemukan, moncong anjingg tersebut telah terikat selotip selama sekitar 36 jam dan sangat bengkak. Pria 42 tahun itu kemudian mengatakan bahwa dia “harus melakukannya” karena “dia tidak akan diam,” yang jelas menunjukkan kurangnya empati dan integritas moral.

Ditemukan bahwa selotip itu terikat dengan sangat erat sehingga memotong sirkulasi darah dari lidahnya. Caitlyn dilarikan ke Charleston Animal Society di mana dia harus menjalani beberapa operasi yang melelahkan untuk menyelamatkan lidah dan mulutnya. Direktur di Charleston Animal Society, Aldwin Roman, mengatakan, “Ini adalah kasus kekejaman pada hewan paling serius yang pernah saya lihat sepanjang karier saya.”

Staf di pusat tersebut tidak yakin anjing itu akan selamat karena luka-lukanya sangat serius. Dia tidak bisa makan atau minum karena dia sangat kesakitan dan selotip itu sudah membunuh sejumlah besar saraf yang mengakibatkan beberapa komplikasi. Untungnya, Caitlyn berhasil melewati dan bertahan dari pengalaman traumatisnya.

Dia sekarang telah sepenuhnya pulih dan dia juga menjadi sedikit selebriti karena ceritanya menarik perhatian dunia dan meningkatkan kesadaran akan kekejaman terhadap hewan. Caitlyn mendapat penghargaan oleh People Magazine karena apa yang telah dia alami dan mereka dengan tepat mengumumkan bahwa dia memiliki kisah hidup terbaik tahun 2015.

Meskipun bekas luka dari penderitaannya masih terlihat, Caitlyn sedang berkembang sekarang dan dia tidak lagi kesakitan. Dia juga telah diadopsi oleh orang yang mencintai dan merawatnya seperti anggota keluarga mereka.

Seorang pengacara bernama Ted Corvey bertekad untuk mendapatkan keadilan bagi Caitlyn dan berjuang selama dua tahun yang panjang untuk melakukan hal itu.

Usahanya berhasil, dan pada Maret 2017 yang merupakan kemenangan penting karena Dodson diberikan hukuman maksimum karena penyiksaan hewan di Carolina Selatan dengan lima tahun penjara. Dia akan menjalani ini bersamaan dengan hukuman 15 tahun yang dia terima untuk pelanggaran yang berbeda.

Ted Corvey mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Post dan Courier “Saya pikir ini mengirim pesan bahwa … kami tidak akan membiarkan peristiwa ini terjadi lagi.”

“Kami akan melakukan semua yang kami bisa dalam hukum untuk menghentikan ini, dan kemudian kami akan melampaui dan mengubah hukum kami dan membuat mereka lebih kuat.”

Bahkan hakim yang memproses kasus Dodson mengatakan dia akan memberinya hukuman yang lebih berat jika dia bisa. Hakim Pengadilan Markley Dennis mengatakan pada Dodson, dengan mengatakan, “Saya tidak berusaha menjadi jahat, tetapi saya berharap dapat memberi Anda hukuman lebih berat.” (yant)

Sumber: goodtimes.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds