Erabaru.net. Diet sangat penting untuk mengontrol glukosa darah. Kebanyakan penderita diabetes berbicara tentang diet, sehingga membuat mereka khawatir dalam memilih makanan. Tetapi pada kenyataannya, ada banyak makanan yang dapat membantu meningkatkan endokrin dan mengontrol gula dalam tubuh.

Ini adalah 8 makanan yang dianjurkan oleh para ahli gizi untuk para penderita diabetes yang dikutip dari majalah “Preventive” Amerika.

Tomat

The American Diabetes Association memasukkan tomat sebagai makanan super bagi penderita diabetes. Untuk pasien diabetes dengan tipe 2, sering mengonsumsi berbagai jus tomat menjadi pilihan yang baik.

Para ilmuwan baru-baru ini menerbitkan sebuah laporan penelitian menunjukkan bahwa jus tomat dapat membantu mengatasi masalah komplikasi jantung penderita diabet tipe 2.

Para peneliti menemukan bahwa penderita diabet tipe 2 setelah meminum jus tomat selama tiga minggu, akan ada efek pengencer darah, dengan kata lain jus tomat dapat mengurangi efek agregasi platelet (tingkat kemampuan darah untuk menggumpal). sehingga mengurangi risiko tejadinya pembekuan darah.

Yogurt

Kalsium dan vitamin D adalah kombinasi makanan yang kuat untuk mengatasi diabetes. Susu, keju, yogurt dan produk susu lainnya semua memiliki dua nutrisi ini.

Menurut laporan Dr.Tirang Neyestani dari Shahid Beheshti University of Medical Sciences dan rekan yang dipublikasikan di web ‘ Medical News Today’, menemukan bahwa yogurt tidak hanya dapat meningkatkan kadar vitamin D dalam tubuh, mengatur imunitas, meningkatkan kontrol gula darah, tetapi juga meningkatkan tingkat adiponektin, memperbaiki kondisi endokrin. Oleh karena itu, penderita diabetes dianjurkan minum yogurt setiap hari.

Sayuran berdaun hijau

Sebuah studi yang diterbitkan dalam “British Medical Journal” mengatakan, sering mengonsumsi pocai atau sayuran hijau lainnya dapat membuat kemungkinan menderita diabetes tipe 2 berkurang 14%.

Seorang peneliti Prof.Patrice Carter percaya sayur dan buah kaya dengan antioksidan dan dapat mencegah beberapa penyakit kronis, seperti kanker, penyakit jantung, diabetes dan dan sebagainya, Selain itu beberapa sayuran berdaun hijau mengandung magnesium, dapat secara efektif mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Jamur

Menurut laporan media di Tiongkok, mengatakan bahwa jamur mengandung berbagai jenis vitamin dan elemen mineral yang mempunyai fungsi menyeimbangkan metabolisme glukosa tubuh, menurunkan gula darah, mengatur kadar kolesterol, dan mengurangi kekentalan darah.

Jamur mengandung unsur kromium, yaitu elemen penting yang dapat mempertahankan toleransi glukosa secara normal, salah satu faktor yang juga terkait bersama-sama dengan insulin, dapat meningkatkan metabolisme glukosa dalam tubuh secara normal.

Ikan

Sebuah survei dari Inggris menemukan bahwa, jika penderita diabetes mengonsumsi ikan seminggu sekali, dapat mencegah timbulnya nefropati diabetic (komplikasi diabetes yang menyebabkan timbulnya penyakit ginjal kronik).

Studi ini menemukan bahwa pada pasien diabetes, jika frekuensi makan ikan kurang dari sekali seminggu, maka 18% memiliki proteinuria (banyak protein dalam urin), dan jika frekuensi yang lebih tinggi dari sekali seminggu, proporsi proteinuria akan turun menjadi 4%.

Para peneliti mengatakan hasil ini menunjukkan bahwa lebih banyak mengonsumsi ikan dapat mencegah kerusakan ginjal akibat diabetes. Pilihan terbaik untuk pasien diabet nefropati diabetik adalah makan ikan dengan cara direbus atau dikukus, tidak boleh digoreng, untuk mencegah penimbunan lemak yang akan menyebabkan gula darah meningkat.

Berries

Blueberry, blackberry, stroberi dan makanan lain yang serupa mengandung karbohidrat yang sangat rendah, namun kaya akan antioksidan, vitamin dan serat. Segelas jus blackberry mengandung 7,6 gram serat dan 3,5 gram serat dalam segelas jus blueberry.

Stroberi dapat mengontrol dan menurunkan kadar glukosa diabetes tipe 2. Ahli gizi mengatakan, pasien diabetes cocok makan beberapa buah, tapi setiap kali mengonsumsi tidak boleh lebih dari 50 gram, karena ia juga memiliki kadar gula tinggi. Mengombinasikan yogurt non-fat dan berries yang dibuat jelly, itu akan jadi dessert yang lebih nikmat.

Kacang-kacangan

Kacang dianggap sebagai sayuran yang banyak mengandung pati, setengah cangkir kacang dapat memberikan protein sebanyak satu ons daging, dan kacang juga tidak mengandung lemak jenuh.

Kacang-kacangan dan produk hasil olahan sejenis mengandung serat makanan yang sangat tinggi, tidak hanya dapat mengenyangkan, tetapi juga dapat memperlambat penyerapan glukosa, meningkatkan toleransi glukosa, mengurangi kadar glukosa sebelum dan sesudah makan, efek yang lebih signifikan adalah pengurangan kenaikan kadar glukosa sesudah makan. Namun, bagi para penderita diabetes harus memperhatikan, jika fungsi ginjal Anda telah rusak, tidak boleh mengonsumsinya berlebihan.

Ubi jalar putih

Para peneliti di Jepang dalam percobaannya memberi makan ubi jalar pada tikus yang mengalami diabetes, dan mereka menemukan bahwa setelah empat sampai enam minggu, kadar insulin dalam darah tikus itu berkurang 26% sampai 60%.

Mereka juga menemukan bahwa ubi jalar secara efektif dapat menghambat tikus diabetes untuk mengalami obesitas (kelebihan lemak tubuh) yang mengakibatkan kadar glukosa dalam darah naik. Makan ubi juga dapat mengurangi tingkat trigliserida dan asam lemak bebas pada tikus diabetes.

Selain itu, sebuah studi klinis di University of Vienna, Austria, menemukan bahwa pasien diabet tipe 2, setelah mereka mengonsumsi ekstrak ubi jalar putih, sensitivitas insulin memperoleh perbaikan, dan membantu mengontrol gula darah.

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular