Mexico City – Marinir Meksiko menemukan laboratorium obat berbahaya ‘bawah tanah’ di hutan pegunungan, baru-baru ini. Pabrik narkoba itu digerebek dan dibongkar di pinggiran ibukota negara bagian Sinaloa, di mana mereka menemukan dan memusnahkan 50 ton metamfetamin.

Marinir menemukan laboratorium itu setelah laporan-laporan intelijen menunjukkan bahwa berton-ton narkoba sedang diproduksi di daerah kotamadya Alcoyonqui. Daerah itu terletak sekitar 12 mil (19 km) di luar ibukota negara bagian Culiacan, kata kementerian angkatan laut dalam sebuah pernyataan.

Dalam foto-foto yang disediakan oleh kementerian itu, dua marinir dengan setelan jas hujan tampak memeriksa lusinan wadah plastik di hutan gunung.

Petugas forensik Angkatan Laut Meksiko di laboratorium pengolah narkoba di hutan pegunungan kota Alcoyonqui, di pinggiran Culiacan, Meksiko. Foto dirilis ke Reuters oleh Angkatan Laut Meksiko pada 17 Agustus 2018. (Angkatan Laut SEMAR Meksiko/Reuters)

Pernyataan itu mengatakan bahwa narkoba hasil produksi disembunyikan di ruang bawah tanah di dua wilayah bersama. Narkoba disimpan bersamaan dengan ber-barel-barel bahan kimia yang digunakan untuk memproduksi meth. Obat-obatan itu dibakar di lokasi penemuan, karena akses yang sulit ke lokasi yang terpencil untuk membawa barang bukti ke pusat kota.

Meksiko adalah pemasok utama metamfetamin ke Amerika Serikat. Negara tetangga itu adalah sumber utama heroin, yang memicu lonjakan kecanduan opioid. Negara ini juga merupakan jalan raya utama bagi kokain yang diperdagangkan dari negara Amerika Selatan dan Tengah ke Amerika utara.

Sinaloa adalah tempat kartel kuat yang dulunya dikuasai oleh Joaquin ‘El Chapo’ Guzman. El Chapo kini menghadapi persidangan di Amerika Serikat. Sidang akan digelar pada akhir tahun mendatang. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds