oleh Xu Jialin

Seorang penjelajah menemukan objek tak dikenal di perairan Segitiga Bermuda, dia mengira benda itu adalah pesawat luar angkasa alien. Ini memungkinkan membuktikan bahwa kehidupan asing pernah berkunjung ke Bumi di masa lampau.

Segitiga Bermuda mengacu pada perairan di Samudera Atlantik segitiga antara Kepulauan Bermuda, Puerto Rico dan Florida.

Di sana sering terjadi fenomena supernatural sehingga menjadikannya area misterius. Selama bertahun-tahun, pesawat udara dan kapal yang sedang berlayar melalui perairan ini tiba-tiba menghilang tanpa dapat dijelaskan. Orang-orang tertarik tetapi juga takut dengan daerah tersebut.

 

Gordon Cooper, Mantan astronot NASA yang meninggal dunia pada tahun 2004, meninggalkan beberapa hadiah berharga kepada generasi mendatang sebelum ia dijemput ajal.

Ketika melaksanakan tugas eksplorasi ruang angkasa, Cooper menemukan ratusan bangkai kapal di bawah perairan Segitiga Bermuda. Dia juga meluangkan waktu untuk menggambar berbagai ‘peta harta karun’ yang menandai lokasi berbagai bangkai kapal yang dia temukan di sana. Dalam beberapa tahun terakhir dalam hidupnya, ia mencoba melacak informasi dari setiap lokasi dan menyelidiki bangkai kapal-kapal itu.

Sekarang, teman dan penjelajah Cooper, Darrell Miklos menjadi host reality show di Discovery, yang disebut Cooper’s Treasure. Program ini didasarkan pada peta yang digambar oleh Cooper, mencari bangkai kapal dan barang-barang tidak dikenal lainnya di Bumi.

USO besar di bawah perairan Segitiga Bermuda

Ketika menyelami perairan yang terdapat kapal karam di sana, Miklos menemukan sebuah struktur dasar laut yang cukup besar. Tampaknya seperti benda bawah air tak dikenal (Unidentified submerged object,USO) sebuah objek di bawah permukaan laut sedalam 300 kaki yang tidak teridentifikasi.

Objek ini lebih besar dari imajinasi siapa pun, memiliki bentuk kubah, dengan tonjolan kolom vertikal di atas objek, dan 15.300 kaki tonjolan kolom horisontal di samping, dan terbentuk dari materi yang terlihat aneh tetapi tangguh.

Miklos memberitakan kepada Daily Mail : “Ini hampir seperti lima lengan mencuat dari tebing curam. Masing-masing dari mereka (senjata) adalah ukuran senjata pada kapal perang. Mereka sangat besar, ada 5 di sini dan 5 di sana, semuanya berjumlah 15 “

Dia mengatakan bahwa di sekitar tiga struktur yang identik itu ditemukan tiga area berbeda yang semuanya tidak tampak seperti dibuat oleh tangan-tangan manusia. Dia mengatakan bahwa dia memiliki pengalaman bertahun-tahun dan telah mengidentifikasi berbagai jenis bahan bangkai kapal, tetapi ia dapat memastikan bahwa bahan yang dipakai mereka tidak sama dengan bahan dari objek ini.

Miklos juga mengatakan bahwa objek itu tertutup karang yang sangat tebal dan sepertinya sudah berusia lebih dari 5.000 tahun.

Cooper percaya bahwa alien itu ada

Cooper terkenal karena keyakinannya terhadap UFO selama masa hidupnya. Miklos mengatakan : “Ia (USO) sangat berarti bagi saya, mengapa itu tidak dianggap sebagai bangkai-bangkai kapal saja … yang berarti bahwa itu mungkin datang dari dunia lain”.

“Gordon percaya adanya alien. Ia percaya bahwa Bumi kita memiliki pengunjung dari planet lain, ia juga percaya bahwa mereka suka singgah di wilayah tertentu di dunia” Kata Miklos.

Cooper adalah salah satu dari 7 orang astronot Proyek Mercury (program ruang angkasa berawak pertama di Amerika Serikat). Dia melakukan misi luar angkasa terakhir dari Proyek Mercury pada tahun 1963.

Di tahun 1996, dalam sebuah wawancara dengan Yolanda Gaskins tentang program Supernatural Edge Cooper mengatakan bahwa, pada tahun 1951 dia adalah seorang pilot Angkatan Udara AS yang ditempatkan di Jerman dan ketika sedang melakukan tugas penerbangan itu ia  melihat banyak UFO sedang terbang dalam formasi. Mereka melintas di udara dengan kecepatan yang lebih tinggi daripada pesawat buatan manusia pada saat itu. (Sin/asr)

Video Rekomendasi :

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds