Erabaru.net. Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah “raja dari segala buah” (King of Fruit). Durian adalah buah yang kontroversial, meskipun banyak orang yang menyukainya, namun sebagian yang lain malah muak dengan aromanya.

Daging buah durian biasanya bewarna kuning keemasan, namun ada juga yang kadang berwarna putih agak pucat (biasanya tidak manis), merah, orange. Biji durian ada yang besar dan ada juga yang kecil tergantung dari jenis durian itu sendiri.

Durian memiliki nilai gizi yang tinggi, mengandung kadar gula yang tinggi, dan megandung 11% pati, 13% gula, 3% protein, serta berbagai vitamin, lemak, kalsium, zat besi dan fosfor.

Bagi orang-orang yang lemah secara fisik bisa coba mengonsumsi buah ini, untuk memberikan energi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Kaum wanita juga dapat mengonsumsi buah ini, untuk memulihkan fisik yang lemah setelah melahirkan atau pasca sakit.

Berikut beberapa manfaat buah durian bagi kesehatan tubuh:

Meningkatkan imunnitas tubuh

Buah durian mengandung berbagai jenis asam amino, selain triptofan, ada juga 7 jenis asam amino esensial. Diantaranya adalah kandungan asam glutamat yang sangat tinggi. Percobaan pada hewan membuktikan, bahwa asam glutamat adalah prekursor penting dari asam nukleat, nukleotida, amino dan protein, yang ikut berperan dalam anabolisme (asimilasi zat makanan oleh organisme untuk membangun atau memulihkan jaringan dan bagian-bagian hidup lainnya), dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatur keseimbangan asam-basa tubuh. Kandungan vitamin C dan mineral yang tinggi akan membuat sistem kekebalan tubuh Anda meningkat.

Tubuh tak mudah terserang oleh berbagai macam infeksi maupun gangguan-gangguan metabolism lainnya. Vitamin C bersifat antioksidan yang akan menyingkirkan radikal-radikal bebas di dalam tubuh. Selain itu, durian juga dapat meningkatkan stamina, karena mengandung unsur seng yang kaya manfaat.

Mengatasi nyeri haid

Durian mengandung nutrisi yang tinggi, juga dapat meredakan dismenore. Karena durian adalah buah yang bersifat panas, sehingga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi nyeri haid, menghangatkan badan dan meningkatkan suhu tubuh.

Meningkatkan nafsu makan

Dalam buah durian juga kaya dengan tiamin, yaitu vitamin B yang berperan dalam meningkatkan nafsu makan dan membantu menghasilkan asam klorida dalam perut untuk membantu proses pencernaan makanan.

Mengatasi sembeli sembelit

Durian mengandung serat yang berlimpah, dapat meningkatkan gerakan usus dan mengatasi sembelit. Namun, perlu dicatat, harus banyak minum air hangat saat makan durian ini untuk mencegah sembelit. Jika tidak, serat yang melimpah ini dapat menyerap kelembaban di usus.

Mencegah dan mengatasi hipertensi

Durian mengandung kalium yang sangat tinggi dengan kadar garam yang rendah, membuat durian sempurna untuk menekan tekanan darah. Sehingga US Food and Drug Administration telah mengijinkan industri durian untuk mengajukan pengakuan resmi terhadap kemampuan durian dalam mengurangi risiko dari tekanan darah tinggi dan stroke.

Mencegah dan melawan kanker

Buah durian kaya akan vitamin, misalnya vitamin A, vitamin B dan vitamin C. Sejumlah besar penelitian telah membuktikan bahwa vitamin A adalah mikronutrien penting bagi tubuh manusia. Durian mengandung banyak antioksidan yang mampu melawan radikal bebas yang dapat merusak DNA dari sel-sel tubuh yang bisa mengubahnya menjadi sel kanker. Selain antioksidan, durian juga mengandung fitonutrien yang dapat melawan sel-sel kanker.

Selain itu, vitamin A juga memiliki aktivitas gen anti inisiasi yang dapat menghambat pembentukan tumor, sehingga memiliki efek mengekang sel kanker.

Vitamin B adalah bagian prostetik yang sangat diperlukan dari berbagai sistem oksidase dalam tubuh, yang berperan dalam reaksi redoks dan metabolisme energi. Sementara vitamin C memiliki berbagai fungsi fisiologis dalam tubuh, yang dapat meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, mencegah dan mengobati anemia defisiensi besi, anemia pernisiosa dan skorbut, meningkatkan pembentukan kolagen dan metabolisme hormon steroid, yang bermanfaat dalam menjaga fungsi normal tulang dan gigi. Selain itu juga berkhasiat sebagai anti-penuaan dan mencegah serta melawan kanker.

Tips memilih durian yang berkualitas:

1. Ketuk-ketuk buah durian

Ciri-ciri durian yang sudah matang bisa diketahui ketika Anda mengetuk buah durian tersebut. Mintalah penjual untuk mengetuk buah dengan pisau. Ketika buah diketuk, Anda harus mengerahkan indra pendengaran untuk mencermati bunyinya. Durian yang belum matang akan berbunyi nyaring, seperti “plek-plek” jika diketuk. Sebaliknya, jika durian yang Anda pilih sudah matang maka bunyinya akan terdengar sedikit berat dan teredam, seperti “bluk-bluk”.

2. Perhatikan tangkai durian yang dipilih

Sebagian orang memilih buah durian berdasarkan warna, ukuran, dan aromanya saja. Padahal, ada tips jitu untuk mendapatkan buah durian dengan daging yang tebal dan banyak. Durian dengan tangkai yang tebal dan pendek menunjukkan bahwa isi buah tersebut banyak dan tebal.

Sementara itu, durian bertangkai ramping dan panjang merupakan petunjuk bahwa buah durian tersebut memiliki daging yang sedikit dan tidak terlalu tebal. Jadi, mulai sekarang cobalah memperhatikan tangkai durian yang akan Anda beli jika ingin menyantap daging buah durian yang lebih tebal.

3. Pertimbangkan memilih durian yang ringan

“Semakin berat buah durian, mungkin akan semakin banyak isinya” Beberapa orang awam tentu akan berpikir seperti ini dan memilih buah durian dengan bobot yang lebih berat. Harapannya bisa mendapat buah dengan daging yang lebih melimpah. Sayangnya, cara memilih durian yang tepat justru adalah memilih buah yang ringan. Pasalnya, semakin berat buah durian maka itu menunjukkan bahwa biji buahnya sangat besar. Semakin besar biji buahnya, tentu saja daging buahnya juga menjadi lebih tipis. Jadi, jika ingin mendapatkan durian dengan daging yang banyak, carilah buah durian dengan bobot yang paling ringan.

4. Hindari membeli durian yang sudah terbuka

Banyak orang yang tidak memperhatikan cara memilih durian yang benar dan cenderung membeli durian yang sudah terbuka kulitnya. Dengan alasan agar dapat melihat warna dagingnya.

Mungkin Anda bisa mendapatkan durian berwarna kuning jika membeli buah yang kulitnya sudah terbuka, tetapi percayalah bahwa rasa dagingnya tidak semanis durian yang kulitnya masih tertutup rapat.

Ketika kulit durian sudah terbuka, maka daging di dalamnya akan terkena angin terus menerus. Hal ini dapat menyebabkan rasa daging durian menjadi hambar. Sebaiknya anda membeli durian yang masih utuh.

5. Cium aroma durian

Yang satu ini adalah cara memilih durian yang sudah dilakukan oleh hampir setiap pembeli. Memang benar jika aroma durian menentukan kualitas daging durian. Durian dengan aroma yang harum umumnya memiliki daging yang kuning dan manis. Tidak perlu membelah durian jika ingin mencium aroma tersebut. Cukup angkat buah durian, lalu dekatkan ke hidung Anda. Durian dengan kualitas terbaik akan menebarkan aroma harum yang sangat khas meskipun belum dibelah atau dibelah kulitnya.

6. Cermati bentuk durinya

Untuk mendapatkan durian yang enak dan matang, Anda juga bisa mencermati bentuk durinya. Dari bentuk duri buah ini kita juga bisa mendapatkan durian dengan daging yang manis dan padat..

Bagi Anda yang ingin membeli durian, sebaiknya pilih durian yang memiliki duri pendek dan jarang. Pasalnya, durian dengan duri yang pendek dan jarang, memiliki isi buah yang banyak dengan rasa yang lebih manis. Sebaliknya, jika Anda mendapatkan durian dengan duri panjang dan rapat, maka siap-siap saja Anda mendapatkan buah dengan daging yang tipis.

Cara sehat mengonsumsi durian

Banyak manfaat yang bisa kita ambil dalam satu buah durian. Namun saat menikmati durian juga hendaklah disesuaikan, jangan sampai berlebihan. Cukup konsumsi durian 100-200 gr dalam sekali makan untuk tetap menjaga keseimbangan nutrisi dalam tubuh.

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds