Erabaru.net. Sedikit luka kecil saja bisa fatal! Beberapa hari yang lalu, seusai menyapu dan membersihkan rumah seperti biasa, entah kenapa beberapa hari kemudian, 8 jari tangan seorang wanita di Tiongkok ini tampak hitam legam seperti rantingg kayu yang hangus terbakar.

Menurut liputan TVBS, jari tangan wanita 53 tahun dari Hubei, Tiongkok ini secara tidak sengaja terluka saat sedang menyapu halaman rumahnya. Karena luka kecil, dia pun mengabaikannya. Namun, tak disangka, beberapa hari kemudian, luka kecil itu itu bukan saja tidak sembuh, justru bertambah parah. Dua hari kemudian delapan jari tangannya menghitam, sontak saja membuat kaget keluarganya kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat.

Wanita itu menceritakan kepada dokter setempat, bahwa saat itu dia tidak memperhatikan lukanya lebih jauh karena hanya luka ringan. Tapi setelah itu, lukanya mulai menghitam di sekeliling area jemarinya, selain itu juga disertai dengan mati rasa dan kesemutan seperti ditusuk jarum.

Ternyata wanita tersebut telah menderita “Sindrom Sjogren” selama lebih dari 10 tahun. Selama periode ini, dia selalu minum obat untuk mengendalikan penyakitnya, tetapi karena penyakit ini tergolong penyakit autoimun yang mempengaruhi kelenjar eksokrin tubuh.

Orang yang menderita penyakit ini akan menyebabkan reaksi radang pembuluh darah dan pembentukan bekuan darah. Oleh karena itu, darah tidak dapat diangkut ke pembuluh darah, sehingga menyebabkan kematian jaringan secara bertahap.

Mengenai kondisi wanita itu, dokter mengatakan bahwa bagian dari kematian jaringan pada jari tangannya sekarang tidak dapat pulih kembali, hanya bisa diupayakan pengekangan pada sel yang mati agar tidak menyebar lebih lanjut.

Sekarang wanita tersebut telah pulang ke rumah, namun, pihak rumah sakit akan terus memantau kondisinya.

Pada saat itu, dia mengabaikan luka kecilnya, tetapi pada akhirnya menyebabkan kematian jaringan yang serius.(jhn/yant)

Sumber: twgreatdaily.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular