Erabaru.net. Buah ceri adalah tanaman buah yang memiliki musim tanam yang sangat singkat dan bisa tumbuh di daerah beriklim sedang. Dan musim panas adalah musin puncak panen buah ceri. Buah ini sering dijadikan hiasan hidangan atau minuman.

Buah ceri mengandung antosianin, yaitu pigmen warna merah yang baik untuk kesehatan karena merupakan antioksidan. Buah yang berwarna merah ketika sudah masak ini ternyata mempunyai beragam manfaat untuk kesehatan tubuh.

Berikut beberapa kandungan dan khasiat dari buah ceri.

Flavonoid

Flavonoid adalah zat gizi yang mengandung lebih dari 6.000 senyawa yang unik. Flavonoid tersebar luas pada tanaman, dan dikelompokkan menjadi lima subklas: flavonol, flavan-3-ols, flavones, flavonones dan antosianin.

Flavonoid melindungi tanaman dari kerusakan akibat mikroba dan serangga. Flavonoid memberi karakteristik sensorik pada makanan seperti rasa, kesepatan dan warna.

Antosianin memberi pigmen merah, biru dan ungu pada buah seperti stroberi, ceri, blueberry dan plum. Antosianin juga ditemukan pada anggur merah, teh, kopi, dan beberapa sayuran seperti bawang merah dan kubis.

Bagaimana buah meningkatkan kesehatan otak?

Pertama, kandungan antioksidan yang tinggi pada buah ini dapat membasmi radikal bebas dan mengurangi peradangan di otak.

Selain itu, flavonoid dalam buah ini memiliki potensi untuk menghambat kematian sel saraf (neuron), dan meningkatkan hubungan antara sel saraf, terutama di area otak yang terkait dengan fungsi pembelajaran dan memori (hipokampus).

Flavonoid juga mencegah penggumpalan beta amiloid (Aβ) di otak sehingga mencegah pembentukan plak amiloid. Plak amiloid lengket yang terdiri dari protein beta amiloid ini menumpuk di luar sel saraf, yang dapat menyebabkan penyakit Alzheimer.

Mengonsumsi buah yang kaya antosianin dapat meningkatkan kemampuan belajar, memori dan keterampilan motorik.

Penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi buah ini secara teratur (dua sampai tiga kali seminggu) memiliki fungsi otak yang lebih baik dan cenderung sedikit menderita demensia dibanding individu dengan usia sama yang tidak mengonsumsinya.

Diet dan demensia

Demensia adalah penyebab terbesar kecacatan dan kematian pada orang dewasa yang berusia di atas 65 tahun.

Dalam sebuah riset menunjukkan, dengan mengonsumsi 200 ml jus ceri setiap hari yang kaya akan antosianin, dapat meningkatkan memori penderita demensia tipe Alzheimer taraf ringan sampai sedang.

Memilih dan menyimpan buah ceri

Untuk mendapatkan manfaat buah ceri secara maksimal, Anda juga harus cermat dalam memilih buah ceri yang baik. Belilah buah ceri yang masih segar, dingin dan masih ada batangnya. Pastikan batangnya masih dalam kondisi baik dan berwarna hijau segar.

Buah ceri yang baik biasanya berukuran besar, permukaan kulit ceri berkilau, keras dan berwarna lebih gelap. Jangan memilih buah ceri yang kecil dan lembek atau buah ceri yang sudah cacat permukaannya.

Simpanlah buah ceri di dalam lemari pendingin atau kulkas dengan terlebih dahulu dicuci dan dibungkus dengan plastik. Buah ceri yang disimpan di kulkas biasanya bisa bertahan hingga satu minggu. Periksa secara berkala selama penyimpanan, dan buang buah ceri yang sudah terlihat tidak segar. Cuci kembali buah ceri sebelum dikonsumsi.

Banyak sekali manfaat buah ceri bagi kesehatan yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsinya baik dalam bentuk buah segar atau pun menambahkannya dalam berbagai hidangan makanan. Rutinlah mengonsumsi buah ceri untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal.

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share
Kategori: NEWS SEHAT

Video Popular