Erabaru.net. Orang sangat senang dengan gambar yang tertangkap kamera kehidupan liar di hutan Oregon awal bulan ini. Pada pandangan pertama, tampaknya seperti gambar biasa sebuah keluarga serigala abu-abu – dua anak kecil yang dipelihara dengan penuh perhatian oleh ibunya – tetapi sebenarnya, telah beberapa dekade usaha dilakukan untuk mengembalikan serigala ke lokasi di mana populasi serigala telah benar-benar lenyap.

(Foto: OregonLive.com)

70 tahun yang lalu, populasi serigala abu-abu telah lenyap dari Oregon. Faktor perburuan dan habitat hancur telah memengaruhi populasi serigala yang telah mendiami wilayah itu selama berabad-abad.

(Foto: The Dodo)

Namun berkat upaya konservasi dan perlindungan dari UU Spesies Terancam, serigala abu-abu perlahan-lahan mulai kembali ke negeri itu. Departemen Perikanan dan Kehidupan Liar Oregon (ODFW), Pelayanan Perikanan dan Kehidupan Liar Amerika Serikat (USFWS) dan Asosiasi Gabungan Warm Springs telah bekerjasama untuk memantau populasi serigala di Oregon. Pada tahun 2014, mereka berhasil melacak serigala jantan dan serigala betina. Dua tahun setelah itu – mereka menyadari bahwa hewan itu mungkin pasangan.

Sekarang ada sesuatu yang belum didokumentasikan sejak tahun 1940-an: Anak serigala dilahirkan di habitat Gunung Hood.

“Ini menandakan reproduksi pertama serigala yang diketahui di bagian utara Oregon Cascade Mountains sejak serigala mulai kembali ke negeri itu pada tahun 2000 an,” tulis ODFW.

“Kelahiran anak serigala ini merupakan tonggak penting dalam konservasi serigala,” kata Maggie Howell, direktur eksekutif Pusat Konservasi Serigala (WCC), kepada The Dodo.

“kemunculan kembali serigala kelabu dari kepunahan adalah bukti keberhasilan UU Spesies Terancam – salah satu dari hukum bipartisan paling sukses negara kita pernah diterapkan,” tambahnya.

Berita itu juga sangat penting untuk Brooks Fahy, direktur eksekutif Predator Defense. “Mengetahui serigala yang ada di Mount Hood adalah hal yang menggembirakan buat saya,” kata Fahy kepada The Dodo.

“Saya pindah ke sana pada tahun 1977. Saya selalu bermimpi bahwa serigala akan kembali ke tempat bersejarah mereka di lanskap gunung yang megah ini.”

(Foto: OregonLive.com)

Tetapi para pemelihara serigala juga tahu semua ancaman saat yang sedang dihadapi oleh hewan ini. “Saya yakin dan optimis mereka akan melakukannya dengan baik,” tambah Fahy.

Meskipun anak serigala ini dilindungi, tetapi di daerah lain, seperti bagian timur negara, serigala bersaing dengan industri peternakan – yang menyebabkan kematian serigala. “Berburu serigala untuk mengontrol populasi mereka hanya menciptakan lebih banyak masalah melalui gangguan sosial kelompok itu,” kata Fahy.

Kadang kala, pihak penguasa sendiri yang mengizinkan perburuan serigala. “Minggu lalu, ODFW mereproduksi izin membunuh serigala kepada peternak di Wallowa County yang kehilangan seekor anak sapi akibat serigala, memungkinkan dia menembak mati seekor serigala dari kelompok Chesnimnus,” kata Howell. “Ini membawa persoalan yang sangat serius – apakah pembunuhan serigala di tanah publik Amerika diizinkan di Oregon semata-mata untuk memberi keuntungan kepada margin keuntungan bisnis swasta?”

Izin tidak sepatutnya diberi secara sewenang-wenang kepada peternak, jika tidak inggin seriga abu-abu lenyap lagi dari Oregon.(yant)

Sumber: erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds