Erabaru.net. Ketika ditakdirkan untuk hidup dengan kursi roda, itu menunjukkan ada beberapa hal dalam kehidupan ini yang mungkin tidak akan dapat dicapai.

Itulah yang terjadi pada Carli Hamilton dari Utah. Dia merasa menemukan seorang pria yang bisa membantu menjaga dirinya adalah sesuatu yang sulit dicapai.

Menyadari kenyataan bahwa ia adalah seorang ‘gadis berkursi roda’ yang mempunyai banyak kekurangan, Carli tidak menaruh banyak harapan untuk menemukan pasangan hidup yang bisa menerima semua kekurangannya.

(Foto: INSPIREMORE)

Tapi takdir menentukan segalanya. Carli bertemu Jared Hamilton dan semua ketakutan yang membayanginya selama ini telah hilang. Meskipun Carli mencoba menekan perasaannya sendiri terhadap pria itu tetapi dia tidak bisa menolak nasib bahwa Jared adalah pasangannya.

Menurut Carli, ia dilahirkan dengan atrofi otot tulang belakang (ukuran berkurang atau berhentinya pertumbuhan otot tulang belakang) dan mungkin tidak dapat merayakan ulang tahun kelima. Dia tidak tahu berapa lama dia akan hidup atau bagaimana dia akan menjalani hidupnya.

Meskipun Carli tidak dapat memprediksi masa depannya tetapi dia ingin memastikan dia menjalani kehidupan yang berkualitas. Carli selalu dikenal sebagai ‘gadis kursi roda’ dan dia membenci fakta itu ketika dia masih kecil.

Ketika usia bertambah, Carli dapat menerima takdir hidupnya dan belajar mencintai dirinya dan kursi rodanya. Dia belajar untuk menerima perhatian yang diberikan kepadanya meskipun masih banyak orang di luar sana yang terlihat negatif pada dirinya yang berkursi roda.

(Foto: INSPIREMORE)

Carli ingin berpacaran tetapi lelaki yang pernah hadir dalam hidupnya mengatakan mereka tidak melihat masa depan bersama Carli dengan fakta bahwa ketidakmampuan Carli mengancam hidupnya.

Carli sendiri tidak tahu apakah dia dapat memiliki anak, berapa lama dia akan hidup dan bagaimana hidupnya dalam lima tahun ke depan. Meskipun dia tahu bagaimana untuk menghadapinya orang yang belum dia kenal, tetapi belum tentu laki-laki tersebut tahu bagaimana menghadapinya.

(Foto: INSPIREMORE)

“Saya berputus asa untuk berpacaran. Saya menerima kenyataan bahwa ‘gadis berkursi roda’ akan selamanya sendirian. Saya lulus dari perguruan tinggi dan pindah ke California dengan sahabat baik saya. “

“Hanya beberapa minggu di sana dan kami datang ke sebuah gereja baru dan setelah pertemuan gereja selesai, seorang pria bertemu dengan saya dan terus berbicara kepada saya. Dia bertanya kepada saya pertanyaan seperti, ‘Apakah Anda orang baru? Dari mana asalmu? Dan hal-hal biasa. Saya menunggu-nunggu jia dia bertanya, “mengapa Anda berkursi roda?” Tetapi itu tidak pernah terjadi, ”kata Carli ketika berbagi kisah romantis yang tidak pernah ia impikan sebelumnya.

(Foto: INSPIREMORE)

Menurut Carli, sejujurnya Jared adalah pria pertama yang tidak pernah bertanya kepadanya mengapa dia berkursi roda. Bahkan dia sering mendengar dari Jared ‘Kamu terlalu cantik untuk berkursi roda.’

Carli tidak tahu apa pandangan Jared terhadapnya, tetapi yang pasti Jared tidak pernah bertanya perihal dirinya yang berkursi roda, malah seolah-olah dia tidak peduli dengan kondisi dirinya.

Carli mengatakan, “Aku harap itu adalah cinta pertama, tetapi tidak berharap secepat itu, setidaknya di antara kita berdua.”

Carli dan Jared bertukar nomor telepon tetapi mereka berpisah sesuai jalannya masing-masing. Carli tidak ingat nama Jared pada awalnya dan dia dan sahabatnya memberi sebutan ‘Nanas’ karena Jared mengikat rambut panjangnya di atas kepalanya.

(Foto: INSPIREMORE)

“Kami saling mengirim pesan dan saya bisa merasa dia sangat menyukaiku tetapi saya sudah berputus asa bisa berpacaran jadi saya TIDAK tertarik. Saya mengambil waktu beberapa hari mungkin bahkan seminggu untuk membalas pesannya. Dia mengajak saya untuk keluar unutk bertemu tapi saya selalu mencari alasan untuk menolaknya. “

“Kamu bisa mengatakan saya menyabotase diriku sendiri, tetapi saya pikir itu karena saya takut pria itu akan mengatakan padaku bahwa dia tidak melihat masa depan jika bersama saya karena kursi roda saya, jadi saya tidak ingin menempatkan diriku dalam situasi itu lagi.”

“Tidak sampai 3 bulan setelah kami bertemu lagi dan akhirnya saya setuju untuk pergi dengannya. Tetapi biarpun setelah itu, saya masih yakin dia tidak akan meninggalkan saya begitu saya sadar bahwa hidup dengan saya harus membantu saya keluar setiap hari atau membantu saya mandi. “

“Kami sudah berteman selama hampir satu tahun tetapi kami menjalin hubungan yang aneh. Meskipun saya tahu dia sangat mencintaiku tapi dia tidak pernah melakukan tindakan apa pun, jadi apakah saya yakin dia benar-benar mencintaiku? “

(Foto: INSPIREMORE)

Setelah hampir setahun menetap di California, sahabat baik Carli menikah dan pindah kembali ke Utah. Karena Carli tidak dapat hidup sendirian, akhirnya dia memberi tahu Jared bahwa dia berencana pindah ke Utah lagi.

Carli bisa melihat betapa kecewanya Jared dengan rencananya itu dan akhirnya dia mengambil langkah untuk bertanya kepada Jared jika lelaki itu mau berpacaran dengannya. Mereka berbicara panjang lebar ketika mereka pergi keluar makan malam. Jared bahkan memberitahu Carli jika dia kembali ke Utah dan tidak berpacaran dengannya, Carli akan menyesal.

Carli tidak yakin apakah dia mau berpacaran dengan Jared karena dia tidak ingin dikecewakan lagi. Tapi ada sesuatu yang menarik tentang Jared yang tidak ditemukan pada pria lain. “Dia tidak pernah membuatku merasa tidak aman dengan kurangnya diriku dan bahkan tidak pernah bertanya apakah ketidakmampuanku akan mengancam masa depanku.”

Minggu berikutnya sangat penting dalam hubungan Carli dan Jared. Carli akhirnya memutuskan untuk menerima cinta Jared setelah dia menyadari bahwa dia sebenarnya juga mencintai Jared. Carli tidak ragu-ragu untuk menerima lamaran Jared setelah melihat sendiri betapa tulusnya pria itu menerima dirinya.

“Pernikahan kami adalah hari yang sangat terpenting dalam hidupku. Saya tidak bisa mengatakan betapa bahagianya saya menjadi istri Jared. Jared memandangku dengan penuh kasih saying dan cinta, dan pada saat itu saya menyadari bahwa kami akan mampu melalui apa saja dan segalanya. “

(Foto: INSPIREMORE)

“Jared mengankat saya di tempat tidur setiap malam, membantu saya mandi, mengeringkan rambut saya, memakaikan pakaian saya, mengangkat saya dan membantu semua keperluan saya. Dia menunjukkan cinta sejati tanpa syarat. Kami telah berbicara tentang bagaimana hidup kami, apakah kami akan memiliki anak, dapatkah kami memiliki anak, berapa lama saya akan hidup di dunia ini dan seterusnya? Apa yang Jared jawab adalah, “Saya tidak keberatan jika kita memiliki anak. Saya ingin seorang anak, tetapi yang paling sayua inginkan kamu. “

“Dia pria yang saya tahu bertaruh untuk saya dan saya adalah belahan jiwanya. Dia sangat mencintai saya. Dia mencintai kelebihan dan kekurangan saya. Dia mengambil semua tantangan yang saya hadapi dan melihatnya sebagai cara untuk memperlakukan dan mencintai saya. Saya tidak tahu apa yang telah saya lakukan sampai saya diberkati dengan pria dan cinta seperti itu, tetapi saya akan mencoba setiap hari untuk menghargai dan membalas cintanya. “

(Foto: INSPIREMORE)

Kisah cinta Carli memotivasi kita semua kan? Ini membuktikan cinta sejati ada. Selamat kepada Carli dan Jared untuk ulang tahun pernikahan pertama mereka dan mari doakan mereka agar mereka akan dapat melewati di tahun-tahun mendatang.(yant)

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds