Erabaru.net. Saya yakin bahwa ketika Anda masih kecil, Anda memainkan banyak permainan dengan saudara, orangtua, dan teman-teman Anda.

Sebelum munculnya video game, komputer, smartphone dan semua jenis gadget, anak-anak di tahun 90-an, terutama di Asia Tenggara seperti Malaysia dan Indonesia memainkan permainan tradisional seperti batu gunting, congklak, lompat tali, gobak sodor dan sebagainya.

Terlepas dari kenyataan bahwa tidak ada Internet di masa lalu, permainan ini biasa tersebar luas di seluruh dunia dengan berbagai nama dan versi.

Penelitian telah menunjukkan bahwa simpanse memiliki kemampuan berpikir yang terlihat seperti anak berusia 4 tahun. Perbedaannya hanya pada metode pembelajaran. Video ini dapat digunakan sebagai bukti untuk mendukung penelitian.

Seekor simpanse dewasa bermain dengan simpanse kecil dengan tingkah laku yang lucu. Memegang putra simpanse dengan kakinya seolah-olah dia “terbang” seperti pesawat. Pada satu titik, simpanse dewasa mengguncang bayi simpanse.

Rekaman itu diambil oleh Taï Chimpanzee Project (TCP), sebuah kelompok penelitian yang mengikuti simpanse selama 30 tahun.

Perilaku simpanse yang penyayang ini telah menyentuh perasaan banyak orang. Ikatan yang ditunjukkan oleh mereka membuktikan bahwa kasih sayang juga ada dalam kehidupan hewan. Namun sayangnya mereka sedang menghadapi kepunahan. WWF menyatakan:

“Simpanse telah ‘hilang’ dari empat negara Afrika, dan hampir punah di banyak negara lain. Perusakan hutan dan perburuan ilegal untuk semak-semak telah memiliki dampak besar pada sebagian besar populasi. “

Makhluk-makhluk ini sangat menarik dan mempesona, kita dapat belajar banyak hal baik dari mereka. Perilaku mereka tidak jauh berbeda dengan ikatan hubungan antar manusia. (rpg)

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular