Erabaru.net. Ritual ini sesungguhnya adalah upacara pemakaman yang diadakan untuk lebih dari seratus anjing robot yang akan dinonaktifkan.

Para pelayat yang berpakaian hitam muncul di kuil Kofuku-ji di prefektur Chiba, Jepang, pada tanggal 26 April untuk memberi hormat kepada robot anjing Sony AIBO mereka.

Gambar oleh Kei Oumawatari / Caters News

Dengan pembakaran dupa dan doa-doa, anjing-anjing mainan itu berbaris berdampingan dalam tiga baris panjang di atas altar, di depan seorang pendeta.

Pemakaman dimulai ketika pada tahun 2014, Sony berhenti menawarkan dukungan untuk perbaikan AIBO, yang diproduksi antara 1999 dan 2006.

Sebuah perusahaan bernama A FUN mengambil langkah untuk mempertahankan jenis robot kesayangan itu, ketika presiden mereka Nobuyuki Norimatsu menerima permintaan dari seorang wanita tua.

Gambar oleh Kei Oumawatari / Caters News

Sejak itu perusahaan tersebut telah melakukan perbaikan pada AIBO menggunakan ‘donasi organ’ dari “anjing-anjing” lain yang telah mati, yang telah menjalani “upacara pemakaman.”

Mr Norimatsu berkata: “Banyak pemilik percaya AIBO mereka lebih dari sekedar robot, mereka hampir seperti hewan peliharaan yang nyata.

“Mereka mengadakan pemakaman ini dengan keyakinan bahwa mereka dapat mengambil jiwa dari robot yang rusak, dan menggunakan bagian mereka untuk memperbaiki AIBO rusak lainnya.”

Gambar oleh Kei Oumawatari / Caters News

Sebagian besar anjing memiliki label yang diikatkan di leher mereka dengan nama mereka, dari mana asalnya, dan cerita yang ditulis oleh pemiliknya tentang pengalaman mereka bersama.

Setelah layanan selesai, pemilik kemudian dengan hati-hati membungkus robot-robot anjing tersebut dalam bungkus gelembung dan kardus, sehingga mereka dapat diangkut.

Gambar oleh Kei Oumawatari / Caters News

Dalam tujuh tahun produksi awal mereka, lebih dari 150.000 AIBO terjual dan Sony kembali memproduksi model-model baru pada Januari 2018. (an)

Mari saksikan videonya:

Tidak dapat dipungkiri memang, terkadang barang-barang tertentu, walaupun hanya sekedar benda mati, namun memiliki tempat di hati pemiliknya, tidakkah Anda setuju? (an/an)

Storytrender

Share

Video Popular