Oleh Wang Kaidi

 Erabaru.net.Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan berkunjung ke Tiongkok pada bulan Oktober mendatang. Shinzo Abe akan tiba di Beijing pada 23 Oktober dalam rangka menghadiri peringatan 40 tahun Perjanjian Perdamaian dan Persahabatan Tiongkok – Jepang.

Dunia internasional percaya bahwa Komunis Tiongkok ingin mengambil kesempatan menarik kedekatan hubungannya dengan Jepang, demi melemahkan kekuatan aliansi AS – Jepang.

Para ahli menyebutkan bahwa hubungan strategis Jepang – AS sudah sangat kental, sehingga cara yang dipakai Tiongkok tidak akan efektif.

Saat ini beberapa perbedaan antara AS dan Jepang pada isu tarif automotif, perjanjian perdagangan bebas masih belum terselesaikan. Karena itu pihak Jepang sangat berhati-hati dalam menanggapi komentar dari Tiongkok.

Menurut Timothy Heath, seorang analis senior perusahaan RAND, Amerika Serikat dan Jepang memiliki banyak kepentingan bersama, meski ada perbedaan antar keduanya. Dengan demikian dalam jangka pendek Jepang tidak dapat menjalin hubungan dekat dengan Tiongkok komunis.

Hal senada disampaikan oleh Sheila Smith selaku Dewan pakar Hubungan Luar Negeri Jepang. Menurutnya meski langkah kebijakan Jepang dan Tiongkok itu memiliki kesamaan, tetapi Jepang tidak mungkin memiliki rebound dan perubahan dalam strategi”

Kementerian Pertahanan Jepang pekan lalu mengumumkan ‘Buku Putih Pertahanan Jepang Tahun 2018’ yang percaya bahwa kegiatan militer Korea Utara merupakan ancaman keamanan terbesar bagi Jepang, tetapi Jepang juga sangat prihatin dengan ekspansi militer dan ambisi teritorial Tiongkok komunis.

Sebagai salah satu sekutu keamanan yang paling penting bagi Amerika, Jepang telah berusaha untuk memerangi perilaku ekspansi Tiongkok di wilayah tersebut.

Di sisi lain saat ini perjanjian perdagangan antara Meksiko dan Amerika telah tercapai. Kanada juga akan segera berpartisipasi. Antusiasme Tiongkok untuk menarik kedekatan hubungan dengan Uni Eropa agar dapat bersama-sama melawan Amerika Serikat telah gagal.

Para ahli percaya bahwa Tiongkok akan terus menerus diisolasi di komunitas internasional. Kini strategi merangkul Jepang untuk melawan AS juga akan menemui kegagalan. (sin/rpg)

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds