Mexico City — Tentara Angkatan Laut Meksiko yang bersenjata berat ‘menyerbu’ kantor kepolisian Acapulco, pada 25 September 2018, waktu setempat. Penggrebekan dilakukan atas dasar kecurigaan adanya hubungan para personel lembaga tersebut dengan kejahatan terorganisir.

Polisi Acapulco dilucuti dan setidaknya dua petugasnya ditangkap. Peralatan tempur dan senjata militer milik pemerintah federal Meksiko yang ada di kantor itu langsung disita.

Para petugas yang ditangkap dituduh melakukan pembunuhan.

Anggota Angkatan Laut Meksiko dan polisi Federal ambil bagian dalam operasi penggrebekan di Acapulco, Meksiko, pada 25 September 2018. (Francisco Robles/AFP/Getty Images/The Epoch Times)

Acapulco adalah munisipalitas atau kota pelabuhan yang penuh kekerasan, di negara bagian Guerrero. Kota ini dulunya merupakan sebuah resor pantai yang mempesona bagi orang-orang kaya dan terkenal di Hollywood. Kota ini telah jatuh pada masa-masa sulit karena kejahatan narkoba yang membudaya, telah mengubahnya menjadi salah satu tempat paling mematikan di dunia.

Guerrero adalah pusat produksi opium poppy. Kawasan ini dikenal sebagai tempat yang sangat sering terjadi bentrokan bersenjata antara beberapa kartel narkoba yang saling berperang.

Personil militer, bersama dengan polisi federal dan polisi negara bagian serta petugas kantor jaksa agung negara bagian Guerrero, melucuti petugas kepolisian kota Acapulco. Mereka menangkap setidaknya dua dari personelnya karena kemungkinan bertanggung jawab dalam kasus pembunuhan, seperti dikutip dari pernyataan bersama.

Anggota polisi Acapulco lainnya kini sedang dalam penyelidikan, tanpa menyebutkan jumlah polisi yang kemungkinan segera menyusul menjadi tersangka. Mereka menambahkan bahwa senjata api, rompi antipeluru, amunisi, dan radio komunikasi langsung disita.

Ada lebih dari 30.000 pembunuhan di seluruh Meksiko tahun lalu, rekor tertinggi sejak tahun 1997. Pembunuhan merebak ketika geng-geng narkoba yang bersaing terpecah menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil dan haus darah. Kondisi ini muncul setelah lebih dari satu dekade operasi militer digelar guna memerangi dan memberantas kartel narkoba. (Reuters/The Epoch Times/waa)

Video Pilihan :

Simak juga, Pengakuan Dokter yang Dipaksa Panen Organ Hidup :

Share

Video Popular