Erabaru.net. Seperti dengan namanya, buah ‘orange’ jeruk tak seharusnya bisa berubah warna menjadi ungu. Tetapi seorang ibu di Brisbane, Queensland, Australia terkejut menemukan bahwa buah jeruk di rumanhnya telah berubah warna setelah disajikan sebagai camilan bagi putranya yang berusia dua tahun.

(Foto: BBC)

Kejadian yang sangat jarang terjadi ini menyebabkan Annette Moffitt menjadi khawatir dengan kesehatan putranya yang makan jeruk dan kemudian membawa sampel dari sisa jeruk yang berwarna ungu ke Departemen Kesehatan Queensland untuk dianalisis dan penyelidikan

Annette telah membelah buah jeruk dan hanya setengah yang diberikan kepada putra bungsunya, Charlie. Dia berkata, : “Setengah jeruk berada di mangkuk dengan beberapa biji lemon, dan keesokan paginya saat sedang membuat kopi, saya menyadari jeruk telah berubah ungu.”

(Foto: Today /Annette Moffitt)

Tambah Annette,: “Saya segera mendapatkan Charlie dan memeriksa apakah dia baik-baik saja. Dan situasinya baik-baik saja. “

Tapi Annette tidak puas hati karena dia ingin tahu mengapa jeruk berubah ungu dan membawanya ke departemen kesehatan. Dia berkata,: “Rupanya seperti seseorang telah merendam jeruk ke dalam tinta, dan kami menjamin tidak pernah melakukan itu.”

(Foto: Today /Annette Moffitt)

Kepala departemen kimia di pemerintah, Stewart Carswell, yang terbiasa membuat analisa untuk sampel darah, urin, tanah dan ikan, juga meraasa bersemangat untuk mendapatkan hasil tes pada jeruk ungu karena itu adalah penyelidikan yang agak luar biasa.

Beberapa tes kimia telah dilakukan di setiap sudut termasuk sumber daya alam, kandungan logam, pewarna buatan dan pigmen, semprotan insektisida dan polutan lain yang mungkin dalam jeruk ungu tersebut.

Akhirnya, Stewart Carswell dalam kenyataan mengungkapkan hasil analisis jeruk ungu tersebut adalah karena reaksi alami di antara jeruk yang belah dengan pisau yang tajam. Dan buah jeruk ungu tidak menyebabkan keluarga Moffitt untuk masalah kesehatan apa pun.

Ternyata beberapa hari sebelum hari kejadian, suami Annette telah mengasah pisau dengan pengasah yang tajam, dan reaksi alami telah terjadi ketika pigmen antioksidan ‘anthocyanin’ di dalam jeruk telah memberi reaksi kimia pada partikel besi yang terdapat pada bilah pisau sehingga menyebabkan warna buah jeruk berubah menjadi ungu.

(Foto : Today /Annette Moffitt)

Hasil analisis yang dikeluarkan oleh para ilmuwan di Queensland ini telah berhasil menyelesaikan kekhawatiran penduduk dan kegemparan yang melanda hasil produk buah-buahan Australia seperti yang terjadi pada buah melon beracun serta buah stroberi dan apel hijau berjarum sebelumnya.

Misteri buah jeruk ungu yang berhasil dipecahkanoleh pemerintah ini telah menyebabkan keluarga Annette Moffitt dan keluarga lain di Australia menjadi lega karena mereka telah aman dan tidak terkena risiko kesehatan.(yant)

Sumberr: earbaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular