Australian Financial Review (AFR) baru-baru ini membentuk kemitraan berbagi konten dengan grup media milik negara Tiongkok, Caixin.

Caixin adalah salah satu outlet media terbesar di Tiongkok. Berbasis di Beijing, ia melaporkan terutama tentang berita bisnis dan keuangan.

Pemegang saham terbesar Caixin adalah China Media Capital, digambarkan sebagai “dana investasi 5 miliar yuan yang didukung pemerintah, yang memasukkan nama beberapa perusahaan media dan keuangan negara terbesar di negara tersebut sebagai pemegang sahamnya” menurut South China Morning Post.

Selama bertahun-tahun, Caixin telah secara konsisten melaporkan kampanye anti-korupsi yang menyapu Tiongkok, yang diawasi oleh Presiden Xi Jinping dan Wakil Presiden Wang Qishan, Epoch Times versi bahasa Mandarin sebelumnya telah melaporkan.

Kampanye Xi telah terlihat membersihkan pejabat-pejabat korup dari faksi politik mantan pemimpin PKT Jiang Zemin. Jiang dan rekan-rekannya membentuk faksi yang masih dalam perebutan kekuasaan dengan pemimpin Xi saat ini dan sekutunya. Jiang mengembangkan kendali kuat atas militer PKT selama pemerintahannya dari tahun 1989 hingga 2002.

AFR milik Fairfax tergabung dengan The Wall Street Journal, BBC, dan CNBC dalam daftar mitra media global Caixin.

“Australian Financial Review senang dapat membawa merek bisnis investigasi dan jurnalisme keuangan Caixin yang unik kepada pembaca bisnis Australia pada saat ketika perkembangan ekonomi Tiongkok memasuki fase baru, dan di tengah tantangan terhadap sistem perdagangan global,” AFR editor kepala, kata Michael Stutchbury, menurut Bandt.com.au.

AFR saat ini memegang kemitraan berbagi konten dengan New York Times, The Financial Times, The Washington Post, dan The Daily Telegraph dari Inggris. Ia juga memiliki koresponden asing yang berbasis di Shanghai, Washington, dan London. (ran)

Rekomendasii video:

Amerika Serikat Tekan Keras Konspirasi Tiongkok Korut

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds