Erabaru.net. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan  gelombang tsunami yang tertinggi sebagai akibat gempa Palu-Donggala beberapa waktu lalu terjadi di Palu dengan ketinggian 11,3 meter.

 “Tinggi gelombang tsunami tertinggi 11,3 meter di Desa Tondo, Palu Timur, sedangkan terendah 2,2 meter di Mapaga, Donggala,” kata Kapusdatin BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Rabu (10/8/2018).

Dampak tsunami terjauh mencapai 468,4 meter di pantai kawasan Hotel Mercure, Lere, Palu Timur.

Laporan ini berdasarkan hasil observasi awal tim suvei BMKG. Peta tinggi tsunami ini masih perlu dikoreksi dengan rekonfirm oleh tim survei tsunami nasional dan internasional.

Tsunami di Sulteng ternyata tak hanya dipicu oleh gempa, tapi terjadi  longsoran di bawah laut yang arahnya semakin signifikan ke pesisir selatan  Teluk Palu.

Sedangkan dampak gempa dan tsunami, Sutopo mengungkapkan jumlah korban meninggal dunia pada pukul 13.00 WIB, Rabu 10 Oktober 2018 mencapai 2.045 jiwa.

Rinciannya, korban meninggal di Palu mencapai 1.636 jiwa, 171 jiwa di Donggala, 222 jiwa di Sigi, 15 jiwa di Parigi Moutong dan 1 jiwa di Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Sutopo mengatakan  berkekuatan cukup besar, Tsunami datang dari sekitar Teluk Palu lalu menerjang pantai dan menghantam permukiman termasuk bangunan-bangunan lainnya. Oleh karena itu, sangat wajar korban terbanyak terjadi di Palu.

“Tsunami sampai ke daratan itu berbeda-beda, tergantung dari topografi daerah,” ujar Sutopo.

Tak hanya korban meninggal, gempa dan tsunami ini mengakibatkan 671 orang hilang dan 10.679 orang luka tediri 2.549 luak berat dan 8.130 luak ringan.

BNPB mencatat, 82.775 warga mengungsi terdiri 74.044 jiwa di 12 titik Sulawesi Tengah dan 8.731 jiwa di luar Sulteng.

Dampak lainnya menyebabkan kerusakan sebanyak 67.310 rumah tediri 65.733 di Palu, Sigi 897 unit dan Donggala 680 unit.  Serta merusak 20 fasilitas kesehatan, 20 fasilitas peribadatan dan 12 titik jalan rusak berat. (asr)

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds