Erabru.net. Mobil adalah kendaraan yang memfasilitasi perjalanan kita ke lokasi yang dituju. Bagi kaum muda khususnya, mereka pasti merasa senang ketika dapat memiliki mobil sendiri karena dengan itu mereka bisa berjalan-jalan sambil menikmati musik, bersenang-senang sehingga ingin tidur di dalamnya ketika sudah kepenatan berkendara.

Apa yang tidak diketahui adalah bahaya yang menggintai mereka ketika mereka tidur dengan kondisi ac terpasang, meskipun mereka merasa sangat nyaman karena tidak ada suara bising dari luar.

(Foto: montrealracing.com)

Apakah Anda tahu dengan demikian, Anda mengundang bahaya dan kematian dalam diri Anda? Dalam waktu kurang dari satu jam, jika Anda tidak membuka jendel mobil, itu bisa menyebabkan kematian.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kematian di dalam mobil itu sendiri:

1. Masalah kebocoran knalpot mobil

(Foto: henkeladhesivesna.com)

Jika mobil Anda mengalami masalah mekanik, ada kemungkinan kebocoran gas mobil akan masuk ke kabin mobil. Jika Anda tidur di mobil, itu dapat meningkatkan risiko mati lemas karena menghirup gas dari knalpot.

2. Peningkatan gas karbon monoksida

(Foto : Harian Metro)

Ketika mesin mobil dinyalakan bersamaan dengan AC, karbon monoksida (CO) yang dipancarkan dari knalpot akan menurunkan tingkat oksigen di dalam kendaraan. Di antara alasan Anda akan meninggal karena lemas.

3. Penurunan kadar oksigen dalam darah

Peningkatan kadar karbon monoksida di dalam mobil akan memengaruhi kandungan oksigen dalam sel-sel darah. Ini akan menyebabkan darah membawa lebih banyak racun karbon monoksida yang menyebabkan kematian mendadak.

4. Bagaimana jika jendela terbuka?

(Foto: cartoq.com)

Bahkan dengan jendela yang terbuka, karbon monoksida akan tetap terakumulasi dan menyebabkan berkurangnya oksigen dalam darah jika mesin mobil tidak dimatikan. Akibatnya, korban akan kehilangan cairan dan air dalam tubuh setelah beberapa saat.

5. Mengapa situasi berbeda ketika kita sadar dan mengemudi?

(Foto: Nikkei Asian Review)

Jawabnya mudah. Kita akan segera tersadar dengan perubahan suhu dan jika ada kebocoran gas, kita bisa mencium baunya. Jika kita merasa pusing dan tidak nyaman, kita akan bertindak dengan mematikan AC dan membuka jendela.

Dokter menyarankan pengemudi yang tidur di mobil ketika dalam keadaan darurat saja.

(Foto: hdnux.com)

Kita perlu tahu bahwa situasi darurat seperti terlalu lelah atau merasa tidak sehat. Meski begitu, kita tidak bisa tidur di mobil tertutup dengan AC dihidupkan. Untuk tidur cepat dan istirahat di dalam mobil, matikan AC dan mesin mobil, dan buka jendela mobil.

Pastikan Anda selalu memeriksa kondisi AC mobil dalam kondisi baik. Saat memeriksa kendaraan, minta mekanik untuk memeriksa kondisi AC setiap enam bulan sekali.(yant)

Sumber: erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular