Xia Xiaoqiang

Pada 10 Oktober baru lalu, Departemen Kehakiman AS mengumumkan, Xu Yanjun, seorang mata-mata Kementerian Keamanan Nasional Partai Komunis Tiongkok (PKT), pada 9 Oktober telah dideportasi dari Belgia untuk menjalani sidang di AS.

Xu Yanjun adalah seorang Wakil Direktur Biro ke-6 dari Biro Keamanan Nasional Provinsi Jiangsu, subordinasi Departemen Keamanan Nasional PKT.

Pada tanggal 1 April tahun ini Xu ditangkap di Belgia atas tuduhan dari federal AS bahwa ia telah melakukan kejahatan, pada 9 Oktober ia dideportasi ke Amerika untuk penyidikan.

Departemen kehakiman Amerika mengumumkan, Xu Yanjun, alias Qu Hui atau Zhang Hui, dituduh telah melakukan kegiatan mata-mata ekonomi terhadap beberapa perusahaan penerbangan dan kedirgantaraan Amerika serta pencurian rahasia ekonomi.   

Dakwaan menunjukkan, mulai dari 2013 Xu Yanjun dengan berbagai identitas palsu melakukan kontak dengan oknum dalam lingkup penerbangan dan kedirgantaraan Amerika. Termasuk divisi penerbangan yang berada dibawah bendera perusahaan General Electric.

Cara yang ditempuh oleh Xu Yanjun dengan dalih memberi ceramah dan pertukaran akademisi dengan perguruan tinggi Tiongkok, mengumpan para ahli yang bekerja di perusahaan-perusahaan itu untuk bertamasya ke Tiongkok, diberi biaya perjalanan dan tunjangan. ‘

Terkadang Xu mengaku dirinya adalah personil dari organisasi Pendorong Kemajuan Iptek Provinsi Jiangsu atau Asosiasi Sains dan Teknologi Nanjing.

Pejabat dari Departemen Kehakiman Amerika menyatakan, sesungguhnya ini adalah bagian dari rencana PKT dalam mencuri rahasia perdagangan. 

BACA JUGA : Universitas Tsinghua Memiliki Mata-mata Siber untuk ‘Belt and Road’ Kepentingan Perdagangan Tiongkok

Kali Pertama Mata-mata PKT dideportasi dan disidang

Sesungguhnya sudah lebih dari 20 tahun lalu, AS telah memerhatikan kegiatan mata-mata PKT terhadap AS.

Pada tahun 1997 reporter Wall Street Journal Philka dalam buku karangannya “The war without smoke” (Peperangan Tanpa Asap) menunjukkan, kini jumlah mata-mata PKT yang dikirim ke AS, telah melampaui masa puncak pengiriman mata-mata oleh Uni Sovit dalam Perang Dingin lalu.

Sekarang ini di Amerika, MSS (Ministry of State Security) singkatan dari Departemen Keamanan Negara RRT, lebih populer daripada KGB bekas negara Uni Soviet.

Penangkapan Xu kali ini oleh AS berbeda dengan sebelumnya yakni penangkapan FBI terhadap mata-mata Beijing yang terdapat dalam daftar nama “Rencana Seribu Orang” RRT.

Pertama adalah lokasinya tidak sama, sebelum ini mata-mata yang ditangkap, semuanya berada di dalam negeri AS. Sedangkan kali ini penangkapan untuk kali pertama dilakukan diluar negeri AS. Setelah ditangkap kemudian dideportasi ke AS untuk disidang, telah membuka preseden tentang pendeportasian mata-mata RRT ke AS yang melakukan pelanggaran hukum di Amerika.

Kedua adalah identitas mata-mata tidak sama. Sebelumnya yang berada dalam daftar nama “Rencana Seribu Orang” yang ditangkap di AS, sebagian besar adalah sarjana atau insinyur, sedangkan identitas Xu Yanjun adalah oknum resmi pejabat RRT, mata-mata Departemen Keamanan Negara.

Mata-mata Keamanan Negara RRT yang ditangkap sewaktu di Belgia, dan pendeportasiannya yang menghebohkan ke AS, ini terjadi dengan latar belakang Wakil Presiden AS Pence pada 4 Oktober berpidato menyampaikan deklarasi terhadap RRT, sangat berbeda dengan biasanya.

Sejak Trump menjabat presiden, telah mengubah total “kebijakan peredaan” terhadap Bejing yang telah bertahun-tahun dianut oleh pemerintah AS sebelumnya. Trump mulai melakukan tindakan perlawanan secara menyeluruh terhadap PKT dan perang dagang hanya merupakan tembakan pertama.

BACA JUGA : Mata-mata Tiongkok Diekstradisi ke AS Berupaya Mencuri Technologi dari Perusahaan Penerbangan AS

AS mulai melakukan pembendungan dan pengekangan dalam bidang politik, ekonomi, kebudayaan, hubungan luar negeri, militer dan ideologi.

Tindakan deportasi mata-mata PKT menunjukkan pukulan lebih keras AS terhadap infiltrasi PKT, juga merupakan perwujudan dan hasil yang tak terelakkan atas perubahan arah kebijakan menyeluruh AS terhadap PKT.   

Reaksi resmi PKT terhadap hal tersebut, tiada bedanya dengan yang sudah-sudah, selain menyangkal dan berbohong, bahkan terkadang malah balik menuduh.

Terhadap mata-mata yang dikirimnya, apabila tertangkap, semua ditelantarkan begitu saja, hal seperti ini selamanya tidak pernah berubah.

Arah Perkembangan Hubungan AS-RRT

Tindakan penangkapan mata-mata PKT dan dideportasi ke AS untuk disidang, selain membuat PKT menderita pukulan berat, juga daya kejutnya luar biasa.

Mata-mata PKT di luar negeri akan cemas karena merasakan sewaktu-waktu dapat ditangkap dan dideportasi.

Direktur Biro Investigasi Federal AS Christopher Wray dalam sidang kesaksiannya di Kongres mengatakan, PKT merupakan ancaman teror yang paling luas, paling kompleks dan paling bersifat jangka panjang, yang telah melampaui Rusia.

Perkataan Christopher Wray ini sangat benar adanya. Dalam laporannya yang diumumkan Juni lalu disebutkan, Amerika setiap tahun mengalami kerugian sebesar 600 miliar US$ dari pencurian hak kekayaan intelektual.  Sedangkan ancaman mata-mata PKT tersebar meluas di 50 negara bagian Amerika, inipun hanya merupakan kerugian di bidang perdagangan dan ekonomi.

Yang lebih penting lagi adalah, pencurian PKT atas hak kekayaan intelektual dan iptek tingkat tinggi Amerika, serta perembesan PKT diseluruh penjuru AS, telah mengancam secara serius keamanan militer dan Negara AS.

Sekanjutnya, jika PKT dapat menguasai teknologi canggih, tidak hanya ingin melampaui Amerika dan menggantikan kedudukan Amerika, mereka juga ingin menyebar-luaskan ke seluruh dunia ideologi komunisme dan bentuk pemerintahan dengan kekerasan dan pembunuhan. Pada akhirnya memusnahkan umat manusia.

Pada dasarnya, hubungan antara Amerika dan rezim PKT sulit menyatu bagaikan air dan api, seiring dengan peningkatan perang dagang antara AS dan Beijing, dapat diprediksi daya gempur pemerintah Trump terhadap penguasa Beijing akan terus meningkat.

Sifat hakiki PKT telah menentukan bahwa dia tidak akan secara dasar melakukan kompromi dan mengalah, juga mutlak tidak akan melepas kejahatannya untuk melakukan kebajikan, segala ilusi dan tindakan kompromi terhadap PKT adalah sangat berbahaya. (TYS/WHS/asr)  

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds