Erabaru.net. Seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun di Tiongkok bagian timur bersatu kembali dengan alat bantu dengarnya yang hilang setelah pencarian seluruh penduduk kota yang sukses.

Anak dari Zhengzhou, Provinsi Henan di Tiongkok, kehilangan implan koklea saat berbelanja dengan keluarganya pada 21 Oktober, China News melaporkan.

Menurut berita lokal Dahe Daily, bocah itu menderita tuli kongenital dan menjalani operasi dan pemasangan implant koklea enam bulan sebelumnya, berharga 280.000 yuan (sekitar 614 juta rupiah), jumlah yang diklaim keluarganya tidak dapat menggantinya.

Setelah menyadari bahwa bocah itu telah kehilangan implan kokleanya, mereka meminta bantuan ke Dahe Daily, yang kemudian menerbitkan sebuah artikel yang mengumumkan implan yang hilang.

Cerita ini dengan cepat menjadi viral di media sosial Tiongkok yang mengakibatkan banyak orang menghubungi ibu bocah itu, Cheng, untuk membantu dalam pencarian.

Pada saat yang sama, polisi setempat juga mengirim tim petugas untuk melakukan pencarian di seluruh kota.

Netizen menawarkan bantuan untuk menemukan alat bantu dengar anak.

Untungnya, salah satu penelepon, seorang wanita, menemukan implant itu saat berjalan di luar supermarket.

Dia segera mengatur pertemuan untuk mengembalikan perangkat melalui suaminya.

Pada Selasa sore, Cheng mengambil perangkat dan mengucapkan terima kasih kepada wanita dan suaminya yang telah mengembalikan alat bandu dengar itu.

Liu Hao, direktur kantor polisi setempat, mengatakan bahwa wanita itu sangat ingin mengembalikan alat itu.

“Wanita itu mengira itu adalah penjepit rambut,” kata Dahe Daily mengutip Liu. “Dia menyimpannya sampai dia melihat permohonan itu. Dia sangat ingin mengembalikannya. ”

Dengan menangis, ibu bocah tersebut mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah membantu. “Saya benar-benar tersentuh oleh orang-orang baik ini dalam dua hari terakhir, terima kasih banyak!”(yant)

Sumber: nextshark.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular