Erabaru.net. Sejak dahulu, kita semua percaya bahwa bakat yang dimiliki oleh seseorang hanya dapat diperoleh dari karunia Tuhan. Dengan kata lain, bakat tidak bisa dilatih melainkan dimiliki secara alami.

Sebagai contoh, kita selalu berpikir kita dilahirkan dengan tingkat IQ tertentu dan akan tetap seperti itu selamanya.

Namun pada kenyataannya, melalui penelitian ilmiah telah berhasil dalam memecahkan tingkat kecerdasan manusia serta meningkatkan kemampuannya sendiri. Memiliki keterampilan baru dapat membantu otak membangun saraf yang berfungsi memberi Anda banyak manfaat.

Dalam artikel ini, kita akan mengungkap 7 jenis hobi yang dapat meningkatkan tingkat IQ manusia dan ini telah dibuktikan secara ilmiah!

# 1 Mainkan alat musik

Sebuah penelitian yang telah dilakukan menemukan bahwa sering memainkan alat musik dapat mengubah bentuk dan kekuatan pikiran dan itu juga dapat digunakan sebagai terapi untuk meningkatkan keterampilan kognitif.

Makan dengan alat musik dapat memiliki dampak positif yang sangat besar. Ini karena mampu meningkatkan tingkat imajinasi, daya observasi, komunikasi, matematika dan lain sebagainya.

Banyak yang berpikir bahwa terlibat dalam kegiatan olahraga juga dapat memiliki dampak yang sama pada otak Anda. Namun, ada area tertentu di mana hobi memainkan alat musik dikatakan cocok dengan semua hobi lainnya, yang mampu memperkuat corpus callosum (struktur di pusat otak yang menghubungkan otak kiri dan kanan).

Dengan memainkan alat musik, Anda akan memiliki kekuatan untuk mengingat sesuatu, memiliki keterampilan dalam eksekusi dan banyak lagi.

# 2 Membaca

(Foto: THE)

Aktivitas membaca adalah aktivitas terapeutik di mana ia akan tetap memiliki efek positif yang sama terlepas dari apakah Anda membaca berita, novel cinta atau serial komik kartun.

Kegiatan ini dikatakan untuk menenangkan sistem saraf Anda serta untuk meningkatkan pengetahuan Anda tentang berbagai hal.

Membaca membantu dalam mencari dan mengumpulkan informasi, memecahkan masalah, menangani masalah yang lebih baik, mengidentifikasi pola dan memahami manusia. Di dunia kerja, membaca adalah salah satu keterampilan yang diperlukan sebagai SDM atau sumber daya manusia.

# 3 Berolahraga

(Foto : South Asian Generation Next)

Sebuah tinjauan dari studi yang dilakukan untuk mengidentifikasi efek aktivitas fisik pada kinerja kognitif orang dewasa telah dilakukan.

Anda tidak dapat melakukan 20 push-up selama periode tiga bulan dan berharap hasilnya akan terlihat jelas. Frekuensi adalah kuncinya. Anda juga tidak perlu melakukan sesi latihan ekstrim setiap hari.

Cukup selama 15 menit berolahraga tetapi lakukan setiap hari. Ini karena latihan meningkatkan memori, konsentrasi, dan pemahaman terhadap sauatu hal.

Selain itu, duduk terlalu lama juga dapat menyebabkan efek yang buruk. Jadi, lebih baik jika Anda selalu bergerak.

# 4 Mempelajari bahasa baru

(Foto: YouTube)

Daripada bermain video game, yang terbaik adalah belajar bahasa baru. Studi telah menemukan bahwa individu yang dapat berkomunikasi lebih dari satu bahasa lebih pintar.

Membawa kata-kata baru untuk mengasah ingatan disamping membuat keterampilan organisasi Anda lebih baik dan lebih teratur.

Tidak hanya itu, itu juga membantu Anda mendapatkan pekerjaan karena pada zaman sekarang ini, mayoritas pengusaha memilih karyawan yang memiliki keterampilan berbahasa selain bahasa ibu.

# 5 Uji pembelajaran kumulatif Anda

(Foto : Travel and Leisure)

Sebagian besar dari kita sudah biasa dengan konsep menghafal catatan sebelum memasuki ruang ujian. Namun, segera setelah ujian berakhir, kita akan dengan mudah melupakan informasi apa pun yang telah dihafalkan sebelumnya.

Ketika Anda belajar bahasa baru, tingkat kecerdasan Anda akan meningkat karena membutuhkan pembelajaran kumulatif. Anda akan belajar tentang kata-kata, tanda baca, urutan kata dalam kalimat dan sebagainya. Untuk mempelajarinya, Anda akan terus mengulangi sampai Anda berhasil membaca seluruh kalimat dalam bahasa asing.

Pastikan Anda berlatih teknik ini dalam rutinitas harian Anda karena memiliki berbagai minat dan manfaat.

# 6 Melatih otak

(Foto: The Irish Times)

Lakukan berbagai jenis kegiatan yang menggunakan otak. Misalnya, bermain game untuk memecahkan misteri, teka-teki silang, dan juga teka-teki. Kegiatan ini dapat meningkatkan neuroplastisitas dan melatih otak Anda menjadi lebih terorganisir.

Neuroplastisitas juga membantu Anda mengatasi stres dan juga depresi yang lebih baik.

7 Meditasi

(Foto: Falun Gong NSW)

The Wall Street Journal telah menerbitkan “Proceedings of National Academy of Sciences” yang mencakup eksperimen yang dijalankan oleh ilmuwan Richard Davidson terhadap Dalai Lama (pemimpin spiritual dalam Buddhisme Tibet) dan biarawan lainnya.

Melalui eksperimen, Richard ingin mempelajari apakah gelombang mental dapat diproduksi sesuai kehendak mereka sendiri. Oleh karena itu, ketika responden bermeditasi dan diarahkan untuk berfokus pada belas kasih, Richard menemukan bahwa semua responden berbelas kasih yang mendalam.

Dampak terbesar dari meditasi adalah kemampuannya memanipulasi emosi Anda. Anda memiliki kendali atas emosi apa pun dan dengan demikian membuat Anda menjadi manusia yang lebih baik. Contoh metode meditasi yang bermanfaat seperti yoga, dan Falun Gong.

Kredit: Falun Gong NSW

Dengan berbagi 7 kebiasaan yang dapat memengaruhi otak ini, Anda dapat melatihnya untuk menjadikan diri Anda orang yang lebih baik!(yant)

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular