Erabaru.net. Maraton adalah salah satu olahraga paling menantang. Selain kekuatan fisik, setiap peserta harus memiliki ketahanan mental yang kuat untuk menyelesaikan satu lintasan pada jarak yang sangat jauh.

Menurut Apple Daily, perlombaan maraton yang diselenggarakan oleh Iwatani Industrial di Tokyo Jepang pada 21 Oktober. Di sinilah kekuatan mental salah satu peserta perempuan, yang dikenal sebagai Ida Rei, diuji oleh peserta lain.

Ini karena, ketika dia mendekati garis finish, dia ditabarak oleh peserta lain yang menyebabkan dia jatuh dan tidak mampu bangun untuk melanjutkan larinya.

(Foto: Youtube)

Namun, Ida tidak menyerah karena dia tidak ingin mengecewakan temannya yang sedang menunggu untuk menyambut tongkat dari tangannya untuk melanjutkan lomba.

Dengan hanya 250 meter dari tempat rekan-rekannya menunggu, Ida memutuskan untuk melanjutkan balapan dengan merangkak. Ya, dia merangkak!

(Foto: Youtube)

Dia merangkak di jalan panas secepat mungkin tanpa memperhatikan tangan dan lututnya yang lecet dan berdarah.

Semua penonton dan kru maraton memberi semangat kepada Ida. Tidak ada kata yang bisa dikatakan ketika dia berhasil menyerahkan tongkat itu kepada temannya. Hanya air mata membasahi wajahnya.

(Foto: Youtube)

Meskipun timnya kalah karena dia jatuh, tetapi masing-masing tidak menyalahkannya karena mereka tahu dia terluka.

Yang mengejutkan adalah segera setelah dokter memeriksanya, dokter menemukan tulang kaki kanannya patah dan itulah sebabnya ia membutuhkan istirahat tiga bulan untuk pulih.

Ida telah benar-benar berkorban dan daya juangnya yang tinggi ini layak untuk dihormati dan ditiru. Luar biasa Ida! Semoga proses pemulihan Ida berjalan lancar.(yant)

Sumber: erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds