Erabaru.net. Menyelamatkan dan merehabilitasi hewan liar adalah pekerjaan yang sangat bermanfaat. Hewan yang sangat membutuhkan pertolongan, perawatan yang lembut dan cinta dapat berkembang dalam lingkungan yang tepat.

Penyelamat Satwa Liar Kaikoura di Selandia Baru dibuka pada bulan September 2017 hanya untuk tujuan seperti itu. Misinya adalah untuk merawat dan merehabilitasi unggas di Selandia Baru yang terluka dan sakit.

Fasilitas ini dioperasikan oleh ahli biologi margasatwa Sabrina Luecht yang berspesialisasi dalam spesies yang terancam punah. Pekerjaan yang dilakukannya benar-benar sukarela dan sangat berarti.

Facebook/Kaikoura Wildlife Rescue

Rupanya ada banyak unggas laut muda yang berjuang kelaparan akhir-akhir ini karena kondisi La Nina.

Mayoritas unggas yang dirawat Sabrina adalah shags, shearwaters Hutton, camar, petrel, burung hantu, kereru, kingfishers dan penguin biru seperti dalam video ini.

Sabrina merawat penguin biru yang terluka selama enam hari. Ia memiliki luka di bagian kepala, yang terlihat seperti ia terluka saat mencoba untuk membebaskan diri dari jaring.

Facebook/Kaikoura Wildlife Rescue

Burung itu ditemukan terperangkap dan terluka oleh seorang individu yang untungnya berhenti untuk membantunya. Burung itu membutuhkan obat pereda rasa sakit, antibiotik, rehidrasi, nutrisi khusus dan istirahat.

Akhirnya, saatnya tiba bagi penguin biru yang berharga untuk dikembalikan ke air. Sabrina memindahkannya ke laut dan berjalan ke pantai dengan burung yang direhabilitasi itu.

Dia dengan hati-hati meletakkannya di pantai berpasir yang basah dan butuh beberapa langkah ke depan. Dia mundur, tetapi burung itu tidak bisa berpisah dengan orang yang menyelamatkannya.

Facebook/Kaikoura Wildlife Rescue

Ketika ombak menerjang di depannya, burung itu hanya menatap Sabrina, tidak yakin apa yang harus dilakukan selanjutnya. Temukan apa langkah penguin biru berikutnya dalam video yang mengharukan di bawah ini. (rpg)

Sumber: FT

Video Rekomendasi

Share

Video Popular