Erabaru.net. Sepekan terakhir warganet disuguhi dengan sejumlah informasi terkait jatuhnya Lion Air JT 610 yang tak valid. Terkait hal ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI merangkum 5 hoaks yang diasosiakan kepada pesawat nahas ini.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI mengimbau kepada warganet Indonesia agar tidak menyebarkan informasi HOAKS ataupun informasi yang bukan berasal dari sumber berwenang terkait dengan musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang. 

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI juga mengimbau warga net untuk tidak menyebarkan foto-foto korban dari musibah jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 melalui media apapun termasuk media sosial.

Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu mengingatkan tentang adanya aturan Undang-Undang yang mengatur tentang sanksi terhadap pelanggaran UU ITE bagi penyebar Hoaks.

“Kami ingatkan kembali bahwa setiap aktivitas kita di ruang siber (cyber space), termasuk aktivitas mendistribusikan, mentransmisikan dan membuat dapat diaksesnya Informasi hoaks diatur dengan UU RI No 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE),” ujarnya.

Berikut 5 Hoaks tentang JT 610 :

1.HOAKS PERTAMA

Tersebar video yang berisi transkrip rekaman pilot dan co-pilot dengan judul “KASIHAN…!!! Transkrip Rekaman Pilot dan Co-Pilot ”Black Box” Detik-detik Kecelakaan Pesawat” yang diduga milik pesawat Lion Air JT- 610.

Penjelasan :

Video tersebut sama sekali tidak terkait dengan peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta – Pangkal Pinang pada tanggal 29 oktober 2018.

Faktanya, video tersebut merupakan rekaman Black Box Pesawat Air Asia QZ 8501 pada tanggal 9 Januari 2015.

– Konten tersebut bila di lihat dari youtube langsung tidak bisa dikatakan Hoax karena tidak ada Disinformasi dan tidak ada unsur menyesatkan.

– Akan tetapi apabila di share ulang ke sosmed dengan deskripsi atau di hubungkan dengan kejadian kecelakaan Pesawat JT-610 baru akan menjadi konten Hoax.

2.HOAKS KEDUA :

Rekaman blackbox saat jatuhnya pesawat Lion Air JT-610.

Penjelasan :

Rekaman tersebut sama sekali tidak terkait dengan peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta – Pangkal Pinang pada tanggal 29 Oktober 2018.

Faktanya, Rekaman Black box yang benar adalah rekaman dari black box pesawat Adam air Flight 574 rute penerbangan Surabaya-Manado bukan rekaman Black box lion air JT-610.

3.HOAKS Ketiga

Tersebar foto badan pesawat terbelah yang di duga korban di pesawat Lion Air JT-610

Penjelasan :

Foto yang digunakan dalam postingan tersebut bukan merupakan kondisi pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang pada 29 Oktober 2018.

Faktanya foto tersebut adalah kondisi pesawat Lion Air JT-904 dalam penerbangan Banjarmasin-Bandung-Denpasar yang terbelah di laut Bali pada tanggal 13 April 2013.

4.HOAKS Keempat :

Video dari saksi nelayan saat jatuhnya pesawat jatuh Lion Air JT-610

Penjelasan :

Video tersebut sama sekali tidak terkait dengan peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta – Pangkal Pinang pada tanggal 29 Oktober 2018. Faktanya, video tersebut peristiwa jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines Flight 961 di Samudera Hindia pada tanggal 23 November 1996.

5.HOAKS Kelima :

Berita satu bayi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 yang selamat.

Penjelasan :

Foto yang beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang bayi dengan caption satu bayi korban pesawat Lion Air JT-610 ‘selamat terombang ambing di laut’ adalah hoaks. Faktanya, foto tersebut merupakan salah satu penumpang selamat dari kejadian tenggelamnya kapal KM Lestari Maju di Perairan Selayar pada 3 Juli 2018.

(asr)

Share

Video Popular