Erabaru.net. Penjelasan proses evakuasi dan pencarian Lion Air JT-610 registrasi pesawat PK-LQP digelar di Ballroom Teluk Jakarta, Ibis Hotel Central, Cawang, Jakarta, Senin (5/11/2018). Acara ini dihadiri oleh keluarga korban  dengan KNKT, Basarnas, TNI,  Kemenhub.

Acara ini diwarnai dengan haru dan emosi dihadiri oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, Kapusdokkes Polri Brigjen Arthur Tampi, dan Panglima TNI yang diwakili oleh Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono.

Hingga kini proses evakuasi korban terus dilakuan oleh Tim SAR. Hingga kini sebanyak 138 kantong jenazah, baru 14 korban yang berhasil teridentifikasi. Sebagaimana diketahui total sebanyak 189 korban penumpang dan kru Lion Air di pesawat itu.

Pada kesempatan itu, Kabasarnas Marsda M.Syauqi memaparkan operasi SAR Lion Air JT-610 sejak hari pertama hingga hari ke-7.

Saat pertemuan di hadapan anggota keluarga korban, Kabasarnas sambil menahan tangis menyatakan pihaknya akan sepenuh hati mencari korban.  

Kabasarnas Marsda M.Syauqi

“Kami memahami, bahwa kami bukan manusia super, bukan manusia yang sempurna. Kami tetap berusaha sekuat tenaga dengan apa yang kami miliki, kami yakin bisa mengevakuasi seluruh korban. Bapak ibu,…,” kata Kabasarnas terbata-bata.

Beberapa saat terdiam. Air mata kepal Basarnas pun membasahi pelupuk matanya.  Dia pun menunduk.

Kapusdokkes Brigjen Arthur Tampi yang duduk di sebelah Syaugi lalu memberikan air minum dalam kemasan.

Kabasarnas lalu menyeka air matanya, kemudian dengan suara tegar melanjutkan,” Setiap hari melihat,…saya di lapangan, di laut,… maaf,… saya serius melaksanakan operasi pencarian ini, saya tidak menyerah,…” kata-kata Kabasarnas dengan suaranya tertahan tangis.

Suasana ruangan pun menjadi hening. Keluarga korban serta hadirin  memberikan applaus kepada Kabasarnas. Kabasarnas kembali berujar,

“Mudah-mudahan, dengan waktu yang ada ini, kami tetap all out. Walauapun sampai sepuluh hari nanti, kalaupun masih ada kemungkinan untuk bisa ditemukan, saya yakin, bahwa saya akan terus untuk mencari saudara-saudara saya ini,” kata Jenderal TNI AU bintang tiga ini.

“Saya minta doanya, kepada bapak ibu sekalian untuk kita kuat, untuk melaksanakan tugas-tugas yang mulia ini. Terimakasih,” pungkas Kabasarnas. (asr)

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds