Erabaru.net. Seorang filsuf Yunani kuno, Thales, pernah berkata bahwa segala sesuatu berasal dari air. Selain kebaikannya yang sudah terbukti untuk mempertahankan kehidupan, mengapa air juga muncul pada banyak ajaran filsafat, lagi dan lagi?

Thales. (commons/wikimedia)

Di Timur Jauh, pendiri Taoisme, Laozi, yang hidup di jaman yang sama dengan Thales, memberi jawaban ini: “”Orang dengan moralitas terbaik adalah seperti air. Dia bisa memelihara segala sesuatunya, dan semua yang ada di sekelilingnya akan menerima kebaikannya. Dia tidak akan merasa lebih tinggi dari siapapun sama seperti air yang mau turun kemana saja tanpa membedakan, ke sungai, ke danau, ataupun ke lautan, semuanya dipandang sama. Dia akan selembut air, tidak pernah bertarung dengan orang lain, mengalah dan mencari jalan lain, namun akan tetap mencapai tujuannya lewat jalan manapun. Dan perlahan-lahan, air ini bahkan bisa merubah bentuk batu dan gunung, dan karena itu, orang yang paling dingin dan keras hatipun, akan bisa dirubah oleh orang yang bermoralitas tinggi ini.”

Lao Tzu. Kredit: lifeadvancer.com

Shang shan ruo shui atau moralitas tertinggi adalah seperti air, mempunyai makna yaitu moralitas tertinggi yang bisa dicapai oleh seseorang adalah menjadi seperti air.

Tetesan air. Kredit: phys.org

Dan dia juga akan selalu menjadi teladan bagi orang-orang untuk kembali menjadi manusia bermoral tinggi dan berjiwa mulia. (jul)

Sumber: facebook/ shenyun

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds