Erabaru.net. Lion Air PK-LGY dengan nomor penerbangan JT-633 tujuan Bengkulu-Jakarta mengalami insiden pada Rabu (7/11/2018) pada pukul 18.21 WIB.

Gara-gara menyenggol tiang koordinat Bandara Fatmawati-Soekarno, menyebabkan terjadinya kerusakan di sayap kiri pesawat.

Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini.

“Lion Air menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang timbul,” katanya dalam keterangan kepada wartawan.

Lion Air JT 633 (istimewa)

“Terkait kondisi yang terjadi, Lion Air saat ini telah mengirimkan tim guna pemeriksaan terhadap pesawat tersebut,” tambahnya.

Pihak Lion Air menjelaskan, pesawat kini sudah berada di landasan parkir. Seluruh penumpang yang ada di pesawat tersebut kembali ke ruang tunggu bandara Fatmawati – Soekarno. Mereka kemudian diberangkatkan dengan pesawat yang didatangkan dari Jakarta.

Adapun kronologi insiden, awalnya pesawat melakukan taxi out dari parkiran bandara menuju runway untuk take off. Ini setelah seluruh penumpang dipastikan boarding ke pesawat.

Akan tetapi, ketika pesawat ingin keluar dari parkiran 3, ternyata ada salah satu pesawat yang sedang terparkir tepatnya di depan gerbang VIP room.

Sayap Lion Air JT 633 (istimewa)

Pada lokasi ini  terdapat tiang titik kordinat.  Sehingga ketika pesawat melintas, sayap pesawat langsung menyenggol tiang koordinat.

Akibat senggolan ini menyebabkan lekukan pada ujung sayap sebelah kiri (wing tip) pesawat. Sehinga ujung sayap pesawat sedikit robek.

Pesawat jenis Boeing 737-900 ER registrasi PK-LGY ini sesuai jadwal akan berangkat ke Jakarta pada pukul 18.20 WIB. Pesawat ini mengangkut 7 kru dan 143 penumpang . (asr)

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds