Erabaru.net. Faktor usia muda membuat Anda merasa aman untuk mempertahankan gaya hidup yang kurang sehat? Pikirkan lagi karena cerita gadis ini pasti akan mengubah persepsi Anda.

Pada 28 Oktober, seorang gadis Malaysia bernama Yvonne menceritakan kisah sedihnya di halaman Facebook di mana ia didiagnosis menderita stroke meski usianya di kisaran 20-an.

Apa yang memperburuk kondisinya adalah bahwa telah muncul gejala awal, tetapi dia mengabaikannya karena dia merasa stroke tidak akan menyerang pada golongan anak muda.

(Foto: Yvonne Wen)

Sekitar setahun yang lalu, Yvonne mulai sering mengalami demam, dan itu dianggap ringan olehnya. Setelah minum obat, demamnya sembuh tetapi beberapa hari kemudian, wajahnya bengkak. Dia kemudian hanya meminum obat anti-radang yang dia beli di apotek.

Bengkaknya menghilang dengan cepat, tetapi keesokan harinya, mukanya tidak bisa membuat reaksi langsung, termasuk senyuman. Wajahnya kaku dan matanya setengah tertutup sepanjang waktu. Dia kemudian pergi menemui tiga dokter yang berbeda dan hasil ketiga dokter menyimpulkan penyebab yang sama – stroke!

Salah satu dokter mengatakan yang membuatnya sadar,: “Stroke Anda disebabkan oleh kehidupan malam, kurang tidur, stres, diet, dan kurang olahraga.”

Yvonne mengakui dengan apa yang dikatakan dokter itu. Ini karena, ketika di Inggris, dia akan pergi menonton film di malam hari, sesi minum larut malam, dan sering makan makanan berminyak. Selain itu, dia juga akan makan larut malam sementara itu dia tidak pernah melakukan olahraga.

“Pulang ke Malaysia, saya masih melanjutkan dengan gaya hidup yang sama tetapi menikmatinya tidak bertahan lama. ” Dalam satu tahun saya didiagnosis menderita stroke dan sekarang saya harus ‘memulihkan’ kesehatan saya kepada Tuhan.”

(Foto: Let me groom)

Dia tidak bisa berbicara dengan benar dan tidak memiliki kemampuan mengunyah makanan.

“Makanan akan keluar dari mulutku ketika aku makan,” katanya sedih dengan ujian itu.

Untungnya dia diperkenalkan dengan seorang dokter Singapura yang telah mengubah diet dan obat-obatan Yvonne. Dokter juga membantu memijat wajah dan tubuhnya untuk membantu mempercepat pemulihan.

Setelah 6 bulan, Yvonne bisa tersenyum lagi tetapi dokter mengatakan dia belum sepenuhnya sembuh. Ini karena penderita stroke biasanya menghadapi masalah lain, dan itu menyebabkan Yvonne untuk merawat kesehatannya.

Yvonne menyarankan masyarakat untuk menjalankan gaya hidup sehat seperti mendapatkan cukup tidur, makan makanan bergizi, mengurangi konsumsi es, dan mulai berolahraga. Yang paling penting adalah selalu periksa kesehatan Anda dan konsultasikan dengan dokter Anda daripada membuat keputusan sendiri dengan membeli obat tanpa nasihat dokter.

Kisah Yvonne mengubah mata kita semua untuk menjaga kesehatan masing-masing. Semoga Yvonne akan pulih sepenuhnya!(yant)

Sumber: Erabaru.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds