Erabaru.net. Sebuah bus di Tiongkok jatuh dari sebuah jembatan setelah seorang penumpang emak-emak meminta diturunkan dan terlibat dalam adu fisik dengan sopir.

Semua dari 15 orang di dalam bus tersebut diduga tewas setelah bus itu jatuh ke Sungai Yangtze pada hari Minggu pagi, Associated Press melaporkan.

Dalam rekaman delapan detik yang ditangkap oleh kamera pengawas bus, seorang penumpang wanita berusia 48 tahun terlihat berdebat dengan pengemudi sebelum dia kehilangan kendali atas kendaraannya.

Video tersebut, yang dirilis di media sosial oleh polisi Chongqing , menunjukkan penumpang memukul pengemudi di wajah dengan ponselnya dan pengemudi itu kemudian memukul balik.

Ketika wanita itu terus melancarkan pukulan, pengemudi mencoba untuk menangkisnya dengan tangan kanannya sambil berjuang untuk menjaga matanya di jalan dan mengendalikan setir.

Menurut petugas distrik Wanzhou, penumpang mencoba meminta sopir untuk berhenti setelah pemberhentiannya sudah lewat.

Ketika sopir itu menolak, wanita itu mendekati sopir dan mulai memarahinya. Sebagai tanggapan, pengemudi itu tak menggubrisnya, dan tetap focus pada jalan.

Adu mulut segera berubah secara fisik ketika wanita itu menggunakan ponselnya untuk memukul sang sopir. Pengemudi itu pun membalas, mengambil lengan kanannya dari kemudi.

Untuk mencegah wanita itu menyerangnya lagi, sopir mencoba meraih lengannya tetapi mengakibatkan dia kehilangan kendali atas bus.

Sebuah rekaman dashcam dari kendaraan lain menunjukkan bus berubah jalur dan membelok kekiri dari jembatan. Bus kemudian bertabrakan dengan kendaraan sebelum menabrak pagar jembatan dan jatuh ke Sungai Yangtze.

Dalam sebuah pernyataan, kepolisian Wanzhou mencatat bagaimana perilaku pengemudi dan penumpang melanggar hukum karena membahayakan keselamatan publik.

Dalam pencarian korban tim penyelamat lokal menemukan tiga belas mayat sementara dua lainnya masih hilang.(yant)

Sumber: nextshark.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular