Erabaru.net. Di suatu masa, tinggallah seorang bijak yang biasa pergi dari satu tempat ke tempat lain. Suatu ketika dia melewati sebuah jalanan ibu kota sebuah kerajaan. Dalam perjalanannya dia menemukan sekeping koin di sisi jalan.

Orang bijak itu mengambil dan menyimpannya. Dia telah terbiasa hidup sederhana dan tidak mau menggunakan koin itu sehingga dia berpikir untuk memberikannya kepada seseorang yang membutuhkan.

Ilustrasi. Kredit: sobatcaca.com

Dia menjelajahi seluruh kerajaan tetapi tidak menemukan bahkan satu orangpun yang tampaknya tidak puas dengan apa yang dimilikinya ataupun menginginkan uang lebih banyak. Pada malam hari dia beristirahat di bawah jembatan dan menghabiskan malam di sana.

Keesokan paginya dia terbangun dan kembali beraktivitas, Raja yang sedang lewat disana melihatnya dan memerintahkan tentaranya untuk berhenti di situ.

Raja menemui orang bijak itu dan berkata, “Saya akan berperang untuk menaklukkan negara lain supaya kerajaan saya bisa bertambah luas. Tolong berkati saya agar menjadi pemenang.”

Orang bijak kemudian mengeluarkan koin yang disimpannya dan memberikannya pada Raja.

Raja bingung dengan tindakannya dan bertanya, “Kenapa Anda memberi saya koin ini? Apa artinya ini? ”

Orang bijak tersenyum dan menjawab, “O Raja yang hebat… Kemarin di pagi hari saat saya sedang berjalan-jalan di ibu kota, saya menemukan koin ini di sisi jalan.

Ilustrasi. Kredit: sobatcaca.com

Saya mengambilnya dan memutuskan untuk memberikannya kepada seseorang yang membutuhkan.

Sepanjang hari saya berjalan mengitari kota dan bertemu orang-orang. Siapapun yang saya ajak bicara, sepertinya tidak membutuhkan koin ini. Tidak ada seorangpun yang membutuhkan koin ini, mereka semua hidup bahagia dan tampak puas dengan apapun yang mereka miliki, dan karena itulah saya masih memiliki koin ini.

Hari ini, saya bertemu Raja, yang ingin berperang, menaklukkan musuh karena keinginan untuk mendapatkan lebih banyak wilayah, dan tidak puas dengan apa yang sudah dimiliki ..

Jadi saya merasa sepertinya orang yang paling membutuhkan koin ini adalah Anda, Raja kerajaan ini sendiri, itulah mengapa saya memberikannya kepada Anda.”

Raja menyadari kesalahannya. Dia mengucapkan terima kasih kepada orang bijak untuk pelajaran hidup yang berharga dan memutuskan untuk tidak pergi berperang.

Kita semua menginginkan untuk memiliki lebih banyak, dan karena itu kita justru menderita, setelah satu keinginan terpenuhi, satu keinginan lain segera menyusul. Mungkin nanti di hari tua saat ajal akan menjemput, kita baru menyadari semua itu.

Luangkanlah waktu sejenak untuk menikmati apa yang kita miliki. Syukurilah dan puaslah dengan apa yang kita miliki, dengan demikian barulah kita bisa hidup bahagia. (lpc/jul)

Sumber: pencerahansejati.com

Share

Video Popular