Erabaru.net. Ini hanyalah sebuah kisah ilustrasi.

Suatu pagi, seorang pedagang akan berangkat ke pasar untuk menjual dagangannya, dia memenuhi keledainya dengan berkantung-kantung garam. Dalam perjalanan mereka tiba di sebuah sungai yang agak dalam, dan mereka harus menyeberanginya.

Tiba-tiba keledainya terpeleset dan tercebur ke dalam sungai, garam di dalam kantung-kantung itupun larut sebagian. Saat itu, si keledai menyadari bahwa bebannya menjadi ringan.

Tidak ada yang bisa dilakukan pedagang kecuali kembali ke rumah dimana dia harus mengisi kembali keledainya dengan lebih banyak kantung garam, dan kembali berangkat.

Ketika mereka mencapai tepi sungai yang licin, sekarang si keledai sengaja menjatuhkan diri ke sungai dan lagi-lagi melarutkan sebagian besar garam yang dibawanya.

Ilustrasi. Kredit: donkeytime.com

Kejadian itu berulang beberapa kali, dan akhirnya si pedagang dengan cepat menyadari trik si keledai.

Dia kemudian kembali ke rumah untuk mengisi ulang bawaan pada keledainya, namun kali ini dia mengisinya dengan spons busa.

Ketika mereka mencapai sungai, keledai itu kembali menjatuhkan diri lagi ke sungai, tetapi kali ini, bukannya menjadi ringan, beban di punggungnya justru bertambah berat, karena spons busa itu menyerap air.

Pedagang menertawakan keledai itu dan berkata: “Keledai licik, trikmu telah terungkap.”

Ilustrasi. Kredit: moralstories26.com

Mereka yang suka mengakali orang lain dengan trik-trik murahan, pada akhirnya akan terjebak dalam trik mereka sendiri. (gh/jul)

Sumber: pencerahansejati.com

Share

Video Popular