Erabaru.net. Ada dua orang sahabat yang sangat akrab, keduanya berprofesi sebagai nelayan. Suatu hari mereka sepakat untuk memancing bersama, dan kemudian akan memasak makanan menggunakan ikan dari hasil mereka memancing.

Nelayan yang satu mendapat ikan yang besar dalam beberapa menit. Dia sangat senang dan menempatkan ikan itu di kotak es untuk mempertahankan kesegarannya. Dia memutuskan untuk memasak ikan tadi sebagai ikan utuh untuk makan-makan nanti. Dia menghabiskan lebih banyak waktu dan menangkap beberapa ikan lagi. Dia memutuskan untuk membuat makanan mewah dengan ikan-ikan tersebut, dia juga membekukan beberapa ikan untuk dibawanya kembali ke rumah.

Hampir lebih dari satu jam mereka memancing. Dia kemudian mendekati nelayan kedua dan bertanya apakah dia butuh bantuan. Nelayan kedua mengatakan tidak. Dalam beberapa menit, nelayan kedua menangkap ikan besar. Namun, dia mengembalikannya ke danau.

Nelayan pertama terkejut dengan tindakannya. Dia tetap diam. Nelayan kedua menangkap banyak ikan besar, tetapi dia hanya memasukkan kembali semua ikan itu ke air. Sangat terganggu oleh tindakannya, nelayan pertama dengan marah bertanya, “Mengapa kamu memasukkan ikan yang berhasil kamu pancing kembali ke air? Mereka besar dan bagus!”

Ilustrasi. Kredit: shopkarls.com

Nelayan kedua menjawab, “Saya tahu mereka besar, tapi saya tidak punya panci yang cukup besar untuk memasak ikan besar! Jadi saya mencari ikan yang lebih kecil yang cocok dengan panci memasak saya! Tuhan sedang tidak berbaik hati pada saya hari ini.”

Mendengar ini, nelayan pertama terkejut. Dia memberi saran pada nelayan kedua, “Mengapa kamu tidak memotong-motong saja ikan besar itu menjadi potongan-potongan kecil agar cukup dalam panci dan memasaknya dengan benar?”

Banyak orang seperti nelayan kedua. Sebetulnya kita berulang-kali diberikan beberapa peluang besar, dan bahkan keberuntungan, namun seringkali kita abaikan hanya karena kita merasa kurang layak dan kurang mampu.
Tuhan akan selalu memberikan kesempatan besar serta masalah yang pasti masih dapat kita tangani. Segala sesuatu yang diberikan kepada kita, tidak mungkin melebihi kemampuan kita. Yakinlah pada diri sendiri dan raihlah kesuksesan! (lpc/jul)

Sumber: pencerahansejati.com

VIDEO REKOMENDASI

Era Baru

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds