Erabaru.net. Tidak cukup penekanan dalam hal ini! Setelah bertahun-tahun, pria tidak berhak dalam memproyeksikan wanita dan wanita tidak membutuhkan pria untuk merasa sempurna atau cantik.

Dalam beberapa budaya terutama di Asia, perempuan sering dicap sebagai “perawan tua” dan “gadis tua” ketika mereka masih belum menikah pada usia 30 tahun. Bentuk stigma sosial ini harus berakhir terutama ketika pada kenyataannya, penelitian telah menemukan bahwa wanita lajang lebih pintar!

IQ dan status hubungan Anda saling terkait sehingga menjadi lajang berarti Anda benar-benar ‘terlalu pintar’ untuk menarik lawan jenis.

Penelitian di Yale University berfokus pada rasio pendidikan tinggi di antara pria dan wanita. Perempuan kini telah melampaui laki-laki dalam jumlah lulusan pendidikan tinggi mereka.

Jadi, ini menjelaskan bahwa wanita sekarang merasa lebih sulit untuk menemukan pria yang memiliki derajat intelektual yang sama.

Wanita cerdas secara fisik dan emosional lebih mandiri.

Menjadi pintar berarti wanita berperilaku lebih rasional dengan pemikiran yang cermat, pemecah masalah yang efektif serta analitis. Akan ada lebih sedikit omong kosong cinta pada pandangan pertama atau cinta satu malam.

Wanita cerdas tahu bagaimana menikmati waktu mereka sendiri dengan kegiatan dan pikiran sendiri.

Karena wanita lajang biasanya jalan sendiri, mereka sangat paham cara-cara menghibur diri mereka sendiri entah itu dari makan sendirian, menonton film di bioskop tanpa rombongan dan bahkan bisa pergi sendiri ke luar negeri!

Lebih fokus pada perbaikan diri dan mencapai impian.

Tidak ada beban pacar untuk dibawa di pundak Anda sehingga wanita membayar perhatian dalam mewujudkan impian mereka sendiri dari karier, pemenuhan hidup dan lain-lain. Wanita cerdas memiliki lebih banyak waktu untuk diri mereka sendiri untuk menemukan kepentingan mereka sendiri dalam kehidupan.

Dengan semua alasan di atas, sama sekali tidak perlu malu untuk berada atau keluar dari suatu hubungan! Cinta adalah pengalaman hidup untuk setiap orang jadi jangan pernah berpikir bahwa setiap orang harus merasakan hal yang sama.(yant)

Sumber: gtgoodtimes.com

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular