Erabaru.net. Seorang bocah lelaki pergi ke toko dan naik ke karton sehingga dia dapat mencapai telepon umum. Lalu dia menelepon dan mulai berbicara.

Bocah: Nyonya, bisakah Anda memberi saya tugas memotong rumput di tempat Anda?

Nyonya (di ujung telepon): Maaf, tetapi saya sudah punya seseorang untuk melakukan pekerjaan itu.

Bocah: Nyonya, saya akan melakukannya dengan bayaran setengah harga dari yang Anda bayarkan kepada orang yang bekerja sekarang.

Nyonya: Tidak, saya puas dengan pekerjaan orang yang saat ini memotong rumput saya.

Bocah: Tolong beri saya pekerjaan, saya bahkan akan menyapu trotoar Anda. Anda akan memiliki halaman tercantik di kota ini.

Nyonya: Tidak, terima kasih.

Ilustrasi. Kredit: omnicall.com

Dengan senyum di wajahnya, bocah itu mengucapkan terima kasih lalu menutup teleponnya. Pemilik toko, yang mendengarkan semua itu, berkata kepadanya, “Nak, saya suka sikap dan semangat positifmu dan ingin menawarkan pekerjaan untukmu.”

Bocah menjawab, “Tidak, terima kasih Pak.”

Pemilik toko dengan bingung mengatakan, “Tapi kamu memohon untuk pekerjaan di telepon.”

Bocah itu sambil tersenyum menjawab, “Bukan, saya tidak benar-benar membutuhkan pekerjaan baru. Saya hanya memeriksa hasil kerja dari pekerjaan yang saya miliki sekarang. Sebenarnya saya adalah satu-satunya orang yang bekerja untuk Nyonya yang tadi saya ajak bicara di telepon.”

Kita harus berusaha menemukan kelemahan kita dan bekerja keras untuk mengatasinya. Kita harus selalu bekerja keras dan dengan penuh dedikasi. (lg/jul)

Sumber: pencerahansejati.com

VIDEO REKOMENDASI

Era Baru

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds