Erabaru.net. Pihak berwenang AS telah memperingatkan tentang wabah E. coli di negara itu, yang telah menyebabkan 32 orang terkena dampak, yang setidaknya 13 orang harus dirawat di rumah sakit. Sedangkan di Kanada 18 orang yang terkena dampak dari wabah yang sama ini. Menurut pihak berwenang, bakteri yang menyebabkan wabah ini berasal dari selada romaine.

(Foto : kazoka / Shutterstock.com)

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa tidak aman untuk mengonsumsi selada romaine, apa pun bentuk penyajiannya dan asal-usulnya. Bahkan, pihak berwenang telah memberi tahu warga bahwa mereka harus menyingkirkan semua selada jenis ini.

Konsumen yang memiliki jenis selada romaine di rumah dilarang mengonsumsinya dan harus membuangnya, bahkan jika seseorang sudah memakannya dan belum menunjukkan bukti kontaminasi.

Bakteri

(Foto: Kateryna Kon / Shutterstock.com)

E. coli adalah sejenis bakteri yang pada diri kita, biasanya tidak berbahaya, karena kita bahkan dapat menemukannya di flora usus kita. Tetapi beberapa varian dapat mempengaruhi tubuh kita dan mencemarinya, seperti yang terjadi dalam kasus ini.

Ini bukan pertama kalinya terjadi wabah E. coli di AS. Bahkan, kurang dari setahun yang lalu ada kasus serupa yang bahkan menyebabkan kematian beberapa orang. Untuk alasan ini, pihak berwenang sangat prihatin sehingga memperingatkan untuk menghindari mengonsumsi jenis makanan apa pun yang termasuk selada romaine.

Gejala

(Foto: AshTproduction / Shutterstock.com)

Gejala-gejala yang disebabkan oleh bakteri ini adalah yang paling umum dari keracunan makanan: sakit perut, muntah dan diare. Ini biasanya muncul antara tiga dan empat hari setelah bakteri memasuki tubuh.

Dengan perawatan yang tepat, kebanyakan orang sembuh dalam lima hingga tujuh hari; Namun, kita harus sangat perhatian, karena jika tidak diobati, kontaminasi dapat menyebabkan komplikasi seperti gagal ginjal dan bahkan menjadi fatal.

(Foto: Por Lighthunter / Shutterstock.com)

Dalam banyak kasus, kontaminasi makanan dapat dihindari jika kita menyimpan dan mencucinya dengan benar. Dalam pengertian ini, makanan yang paling halus adalah makanan yang biasanya dimakan mentah, seperti buah dan sayuran.

Banyak orang lebih suka membeli salad kemasan, karena mereka hanya perlu membuka kantong dan mengonsumsinya, daripada menyimpan selada utuh di lemari es. Tetapi semuanya adalah soal mengetahui cara menyimpan dan mencucinya dengan benar; Oleh karena itu, berikut adalah beberapa kiat bermanfaat tentangnya.

(Foto: Evgeny Karandaev / Shutterstock.com)

Letakkan seluruh daun selada ke dalam semangkuk air dingin dan gosok-gosok perlahan untuk menghilangkan kotoran. Biarkan daun mengambang selama 15 menit dan Anda akan melihat bahwa kotoran akan menumpuk di bagian bawah wadah.
Keringkan daun dengan sangat baik menggunakan kertas tisu dan simpan dalam kantong tertutup dengan udara sekecil mungkin, karena ini menyebabkan oksidasi dan menyebabkan selada berubah menjadi cokelat.
Untuk menghilangkan bakteri dari buah dan sayuran, dianjurkan untuk mencuci mereka tidak hanya dengan air, tetapi dengan produk lain seperti cuka atau bikarbonat.

Dengan mengikuti tips sederhana ini Anda akan sangat memperhatikan kesehatan Anda dan mencegah bakteri menyerang tubuh Anda. Jadi Anda tahu, mencuci makanan dengan baik sebelum memakannya mentah!(yant)

Sumber: fabiosa.es

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds