Erabaru.net. Sebelum insiden yang melibatkan belasan anak pemain sepak bola dan pelatih mereka yang menghebokan di seluruh dunia, Taman Hutan Tham Luang-Khun Nam Nang Non adalah daerah yang sepi tanpa tanpa ada kegiatan manusia di sana.

(Foto: Danielle Oliveira)

Tapi sekarang, setelah kejadian yang menggemparkan dunia itu, kawasan Gua Tham Luang telah menjadi daerah wisata yang populer sejak dibuka kembali pada 16 November lalu dan sejak itu telah dikunjungi ribuan wisatawan.

Selain itu, ada lebih dari 100 kios souvenir di sepanjang jalan menuju taman. Warung-warung ini menjual souvenir, kaos, dan makanan untuk pelancong yang datang.

(Foto: Danielle Oliveira)

Meskipun Gua Tham Luang tidak terlalu terbuka untuk umum, gua tetap bisa dilihat melalui pagar kawat, dan pengunjung masih dapat menjelajahi gua lain seperti Buddha, Naga, dan Chamois.

Pada bulan Juni dan Juli lalu di mana tim sepak bola dengan pelatihnya terperangkap di dalam Gua Tham Luang selama musim hujan di Chiang Rai.

(Foto: Danielle Oliveira)

Seorang pemandu wisata setempat mengatakan kepada BBC bahwa gua-gua di taman itu tidak boleh dieksplorasi duluar bulan November dan April.

(Foto: Getty Images)

Vipa Romaneechutima, penjual tiket lotre dekat pintu masuk gua, mengatakan kepada The Guardian: “Ini adalah hal luar biasa yang telah terjadi pada orang-orang di area ini.

“Banyak orang mencoba untuk membuat Tham Luang menjadi objek wisata sebelumnya, berkali-kali, tetapi tidak pernah populer. Sekarang daerah ini terkenal di seluruh dunia karena bocah itu selamat dari gua.

“Kami tidak hanya senang karena uang dari turis. Kami juga sangat bangga bahwa orang-orang ingin datang ke sini untuk melihat taman kami yang indah. Ini merupakan penghargaan bagi kami. “

(Foto: Danielle Oliveira)

Setelah pembukaan kembali taman, banyak orang dari seluruh dunia meletakakan bunga di dekat pintu masuk Gua Tham Luang dan merekam gambar mereka.

(Foto: EPA)

Lebih banyak lagi rencana sedang dilakukan untuk menarik lebih banyak lagi wisatawan untuk datang, misalnya membangun museum untuk merayakan penyelamatan dan memperingati penyelam, Saman Gunan, yang meninggal selama misi penyelamatan.

Bahkan area berkemah juga sedang dibangun di dekat pintu masuk ke taman.(yant)

Sumber: Erabaru.com.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular