Erabaru.net. Kita semua telah melihat orang tua kita menyimpan persediaan bahan makanan selama berhari-hari.

Meskipun beberapa di antaranya tidak bermasalah, yang lainnya bisa saja menimbulkan racun jika dsimpan dalam beberapa hari.

Anehnya, kentang juga adalah salah satu bahan makanan tersebut. Jadi, inilah saatnya untuk mengambil tindakan pencegahan, dan membuangnya sebelum berubah menjadi bahaya bagi kesehatan Anda.

Kredit: indiamart.com

Kentang tumbuh di bawah tanah dan begitu dipanen, mereka terkena udara dan sinar matahari. Jadi, kentang ini bisa mengembangkan senyawa beracun yang disebut ‘Glycoalkaloids.’

Berikut adalah 3 tanda yang perlu Anda amati untuk menghindari keracunan makanan karena kentang.

1.Menyusut

Jika kentang ditinggalkan di dapur tanpa dimasak lama, akan timbul lapisan keriput dan lembek dan kentan itu sendiri mulai menyusut. Itu karena kandungan solanin (mekanisme pertahanan bentuk kentang melawan serangga) telah meningkat, dan itu beracun bagi tubuh kita.

 

Kredit: yummymummyclub.ca

2.Berkecambah

Kecambah pada kentang ada dua jenis; pertama, jika kentang mengembangkan kecambah tetapi kentang itu benar-benar masih keras, maka kecambah dapat dihilangkan dan dimasak dengan mudah.

Namun, jika kecambah itu muncul di atas kentang yang berkeriput, yang terbaik adalah membuangnya, karena kecambah memiliki konsentrasi beracun dari dua glycoalkaloids – solanine dan chaconine.

Kredit: botanyprofessor.blogspot.com

3.Kentang Hijau

Kentang cenderung berubah menjadi Hijau saat terkena cahaya. Ini meningkatkan konten solanin di dalamnya.

Namun, dalam kasus ini, kita dapat memotong bagian hijau dari kentang dan menggunakan sisanya untuk menyiapkan hidangan lezat.

Krerdit: eatbydate.com

Tindakan pencegahan ini bersifat wajib karena dapat mempengaruhi saluran pencernaan di tubuh kita.

Meskipun gejalanya tertunda 8-10 jam, pada akhirnya bisa keracunan kentang bisa menyebabkan muntah, diare, demam, sakit perut, kehilangan sensasi, sakit kepala, halusinasi, syok, perubahan penglihatan, pernapasan lambat dan banyak lagi!

Oleh karena itu, lebih baik mengambil tindakan pencegahan yang disebutkan di atas dan sangat disarankan untuk menghindari menimbun kentang. ( kr/jul)

Sumber : NTDIN.tv

VIDEO REKOMENDASI

Era Baru

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds