Erabaru.net. Sebanyak 96 ekor satwa dilindungi ditemukan saat penggerebekan vila di Kampung Warungdoyong RT 02 RW 01, Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/12/2018). Temuan mengejutkan termasuk keberadaan 92 ekor burung merak.

Operasi penggerebekan ini dilakukan oleh Tim Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tim gabungan serta Polsek dan aparat desa setempat.

Hasil penggerebekan, Satwa yang disita adalah 38 ekor merak biru (Pavo cristatus), 25 ekor merak hijau (Pavo muticus), 11 ekor merak silangan, 11 ekor anakan merak, 7 ekor merak putih, 1 ekor binturong (Arctictis binturong), dan 3 Opsetan Kepala Rusa.

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan KLHK, Sustyo Iriyono dalam keterangan tertulisnya menyebutkan Vila yang menampung satwa dilindungi tersebut diduga milik IB, yang berdomisili di Jakarta.

Saat pemiliki ditanyai petugas, Sustyo mengatakan bahwa IB mengakui bahwa satwa-satwa yang dipelihara tidak didukung dengan izin penangkaran yang sah.

Oleh karena itu, tambah Sustyo, berdasarkan keterangan tersebut sebagaimana diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, tindakan ini merupakan pidana kehutanan dan PPNS KLHK akan mengembangkan kasus ini sampai ke tahapan penyelidikan.

Tim Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggerebek vila yang terdapat burung merak (Foto : Gakkum KLHK)

Sebanyak 96 satwa dilindungi tersebut kini dititipkan ke Lembaga Konservasi Taman Safari Indonesia dan Yayasan Cikananga.

Menurut Sustyo, operasi kepemilikan dan peredaran ilegal tumbuhan dan satwa dilindungi ini dilakukan secara terus-menerus untuk memberikan efek jera.

“Kami sangat mengapresiasi kerja tim gabungan di Jawa Barat yang berhasil melakukan pengamanan peredaran dan pemilikan TSL illegal termasuk operasi hari ini,” pungkasnya dalam siaran pers kepada detik.com 

Sebelumnya, sekitar April 2018 lalu warga di Perumahan PDK, Kelurahan Ciparigi, Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat juga dihebohkan dengan keberadaan 5 ekor mereka bertengger di atap rumah warga.

Saat itu warga pun mendadak ramai dikarenakan keberadaan burung cantik tersebut terbilang langka.

Seperti ditulis okezone.com, warga setempat menduga burung-burung tersebut terlepas dari kandangnya di sebuah perumahan mewah. (asr)

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds