Erabaru.net. Sebuah perusahaan di Tiongkok telah mendapat kecaman karena mendenda karyawannya jika mereka tidak berjalan setidaknya 180.000 langkah per bulan.

Menurut Information Times , karyawan di sebuah perusahaan real estate yang tidak disebutkan namanya di selatan Kota Guangzhou telah didenda 0,01 yuan (sekitar 1,26 rupiah) untuk setiap langkah yang gagal mereka lakukan ketika mencoba untuk mencapai target mereka.

Ilustrasi.

Seorang karyawan, ‘Little C’, mengatakan kepada surat kabar bahwa kerja lembur yang sering membuat staf sulit berjalan setidaknya 6.000 langkah sehari di luar jam kerja.

“Saya mengerti bahwa perusahaan ingin mendorong kami untuk lebih banyak berolahraga,” katanya, “Tetapi saya bahkan tidak punya cukup waktu untuk tidur karena saya harus berjalan kaki untuk memenuhi target.”

Liu Fengmao, perwakilan dari firma hukum setempat, mengatakan bahwa perusahaan tidak memiliki dasar hukum untuk melacak langkah-langkah anggota staf sebagai ukuran kinerja, dan bahwa aturan kerja seperti itu dapat menciptakan komplikasi lebih lanjut bagi perusahaan.

Liu mengatakan bahwa staf berpotensi mengklaim bahwa berjalan di luar kantor merupakan lembur, atau bahwa cedera saat berjalan adalah kejadian di tempat kerja.

Ilustrasi.

Information Times mengatakan bahwa ini bukan kasus pertama yang diketahui dari sebuah perusahaan yang menerapkan aturan berjalan di tempat kerja. Pada Januari 2017, sebuah perusahaan teknologi di Chongqing di barat daya negara itu dikritik karena mendesak staf untuk berjalan 10.000 langkah sehari. The Chongqing Evening Post mengatakan bahwa perusahaan menggunakan peraturan ini sebagai kriteria untuk menilai kinerja mereka.

Banyak orang di microblog Sina Weibo yang populer telah mengungkapkan kebingungan di tempat kerja, tetapi juga mengkritiknya. “Perusahaan ini hanya mencari alasan untuk mengurangi uang,” kata seorang pengguna dari perusahaan di Guangzhou.

Tetapi yang lain berpendapat bahwa peraturan seperti itu datang dengan beberapa manfaat. “Hadiahnya adalah kamu sehat!” satu kata pengguna.(yant)

Sumber: BBC

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds