Erabaru.net. Kebanyakan orang suka akan kebebasan hidup dan akan rela melakukan apa saja untuk menghindari masuk penjara. Banyak tahanan yang mempertaruhkan nyawa mereka ketika mencoba melarikan diri dari penjara demi hidup bebas.

Namun, lain lagi dengan kisah di Korea Selatan ini, di mana sebagian warganya bersedia membayar sejumlah uang untuk bisa masuk penjara ‘pura-pura’ , demi untuk menghindari beban kehidupan mereka yang sangat menekan.

(Foto: WSJ / Youtube)

Penjara yang dikenal sebagai ‘Prison Inside Me’ ini terletak di kota Hongcheon, telah dibuka sejak 2013 kepada publik yang tertarik untuk memasuki ‘penjara’. Sejak itu, sekitar 2.000 orang telah tinggal beberapa hari di sini dan mengalami sendiri kehidupan seperti di dalam penjara.

Sebagian besar dari mereka yang masuk penjara ‘pura-pura’ ini adalah mereka yang Lelah dalam kehidupan, pekerja kantor yang terlalu banyak bekerja atau siswa yang terlalu stres.

Rata-rata orang yang telah memasuki penjara ini mengatakan hidup terisolasi dengan lingkungan penjara dapat membantu mereka merasa bebas dari pada tekanan kehidupan sehari-hari.

(Foto: WSJ / YouTube)

Bangunan yang menampung semua ‘tahanan’ ini juga seperti penjara yang nyata. Dalam penjara ini, setiap individu dipisahkan menjadi ruangan kecil yang disebut sel. Tidak ada tempat tidur, dan mereka hanya tidur di lantai dengan hamparan yoga.

Para ‘narapidana’ yang sudah terdaftar dan membayar akan diberikan seragam penjara biru, satu set teh dengan buku catatan, pena dan kertas. Aturan di penjara ini juga sangat ketat.

Dilarang menggunakan gadget apa pun, tidak ada jam dan barang pribadi apa pun dilarang untuk dibawa masuk. Berbicara dengan ‘tahanan’ lain juga tidak diizinkan, kecuali dalam kegiatan yang sudah dirancang.

(Foto: WSJ / YouTube)

Makanan yang disajikan sangat sederhana, yaitu bubur nasi untuk sarapan serta minuman susu pisang untuk makan malam.

Park Hye-ri berusia 28, seorang pekerja kantor mengeluarkan 1,2 juta rupiah untuk menghabiskan 24 jam di ‘Prison Inside Me’. Menurutnya, pengalaman yang dialami di dalam ‘penjara’ memberinya ‘rasa kebebasan ‘ yang sangat dibutuhkan.

(Foto: REUTERS / Kim Hong-Ji)

Menurut Hye-ri yang duduk di dalam sel seluas 5 meter persegi, mengatakan: “Saya terlalu sibuk bekerja. Sebenarnya saya tidak seharusnya berada di sini karena beban kerja saya terlalu banyak. Tetapi saya telah memutuskan untuk berhenti sejenak dan melihat kembali kehidupan saya untuk mendapatkan perspektif yang lebih baik. “

Sementara Noh Ji-Hyang, yang merupakan salah satu penggagas penjara tersebut mengatakan, dia memiliki ide untuk membangun penjara ini dari suaminya. Suaminya yang bekerja sebagai jaksa dan pengacara pemerintah sering bekerja selama 100 jam seminggu. Suaminya pernah mengatakan bahwa jika dia dapat mengambil cuti dari pekerjaan dan menempatkan dirinya di dalam sel penjara didenda selama seminggu untuk ‘bersantai dan merasa lebih baik.’

(Foto: WSJ / YouTube)

Menurut Ji-Hyang, awalnya mereka yang datang ke penjara ini tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk mengalami pengalaman penjara diluar dari kebiasaan ini. Kemudian Ji-Hyang berkata,: “Tapi, setelah mereka tinggal di sini, mereka mengatakan ini bukan penjara. Penjara yang sebenarnya ada di luar sana ketika kembali ke kehidupan mereka. “

Korea Selatan terkenal karena budaya kerja yang kuat dan belajar di sekolah-sekolah yang menantang dan ekstrim. Tingkat bunuh diri di negara ini dua kali lebih tinggi dari Amerika Serikat, dan salah satu yang tertinggi di dunia.

(Foto: REUTERS / Kim Hong-Ji)

Kajian Internasional dari ‘Organization for Economic Cooperation and Development’ menunjukkan bahwa jam kerja rata-rata untuk Korea Selatan adalah 2.024 jam pada tahun 2017. Yang ketiga terpanjang setelah Meksiko dan Kosta Rika.

Para ahli mengatakan keaadaan ekonomi di Korea Selatan yang sedikit menurun telah mengakibatkan persaingan yang lebih ketat di sektor ketenagakerjaan serta di sekolah-sekolah dan universitas. Banyak yang merasa lebih tertekan, sehingga ada yang memilih untuk melarikan diri dari kehidupan nyata untuk sementara waktu dan menjalani ala penjara di ‘Prison Inside Me’.(yant)

Sumber: Erabaru.com.my

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Video Rekomendasi:

Share

Video Popular

Ad will display in 09 seconds